RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar naik ke level tertinggi terhadap euro dalam hampir tiga minggu pada sesi hari Selasa karena para pedagang menunggu komentar dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang mereka harapkan akan menjelaskan niat bank sentral selanjutnya. EURUSD jatuh ke level $ 1,1130 pada sesi akhir Selasa di New York, turun 0,5% dari posisi sebelumnya $ 1,1188, level akhir Senin di New York. Pound juga diperdagangkan lebih rendah, baru-baru ini diperdagangkan pada level $ 1,5370, turun 0,9% dari level $ 1,5370.

Sementara itu, dolar melemah terhadap yen untuk hari kedua liburan di Jepang. Pasar Jepang akan dibuka kembali pada Kamis. USDJPY diperdagangkan pada level 120,05 ?, turun 0,4% dari level 120,49 ? pada akhir sesi hari Senin di New York. Investor melihat ke depan perihal sambutan dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang dijadwalkan Kamis malam. Banyak pihak berharap dia akan memberikan beberapa kejelasan tentang apakah Fed bermaksud untuk menaikkan suku bunga tahun ini atau tidak. Kekhawatiran tentang Fed dan pertumbuhan global yang lesu juga menekan saham AS. Saat ini, Investor menunggu Caixin indeks manajer Flash Purchasing Tiongkok.

ICE US dolar, naik 0,4% menjadi 96,2760. Kekhawatiran tentang Tiongkok membantu mendorong dolar bergerak lebih tinggi melawan rival-rivalnya. Salah satu pemain terburuk adalah real Brasil. USDBRL jatuh ke titik terendah baru terhadap dolar, turun 1,6% ke level 4,04.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/dollar-menguat-kecuali-terhadap-yen/