RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya pada penutupan sesi Jumat (12/6), laporan penjualan ritel AS yang positif pada hari Kamis terus mendukung dolar.

Dolar menemukan dukungan setelah Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Kamis bahwa penjualan ritel naik 1,2% bulan lalu, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan sebesar 1,1%, dan penjualan ritel inti, yang mengecualikan penjualan mobil, naik 1,0% pada bulan Mei, dibandingkan dengan perkiraan untuk kenaikan 0,7%. Pada saat yang sama, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal dalam pekan yang berakhir tanggal 6 Juni mengalami penambahan tak terduga sebanyak 2.000 menjadi 279.000. Para investor menanti laporan awal sentimen konsumen AS yang akan datang untuk indikasi lebih lanjut mengenai kekuatan perekonomian AS.

Indeks dolar AS terpantau naik sebesar 0,65% menjadi 95,59, dimana angka itu merupakan posisi tertinggi sejak tanggal 8 Juni yang lalu. EUR / USD tercatat turun 0,85% ke level $ 1,1162 setelah Dana Moneter Internasional menarik diri untuk keluar dari pembicaraan utang Yunani pada hari Kamis karena menuduh Athena yang dinilai telah gagal untuk mencapai kompromi atas reformasi pasar tenaga kerja dan pensiun.

IMF mengatakan tim negosiasi mereka telah berhenti melakukan pembicaraan di Brussels setelah menemui jalan buntu dan akan kembali ke Washington. Perdana Menteri Yunani, Alexis Tsipras dijadwalkan untuk melanjutkan pembicaraan di Brussels dengan Presiden komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, pada hari Jumat. Namun, pertemuan tersebut kini diragukan kepastiannya.

USD / JPY naik 0,28% ke 123,77 karena para pelaku pasar memilih untuk melupakan komentar dari Gubernur Bank of Japan, Haruhiko Kuroda, pada hari Rabu yang lalu yang menunjukkan bahwa nilai relatif yen mungkin tidak meneruskan penurunan. Di tempat lain, GBP / USD turun 0,16% ke 1,5494, sedangkan USD / CHF menguat 0,42% dan diperdagangkan pada level 0,9365.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/dolar-menguat-pada-penutupan-sesi-jumat/