Rifanfinancindo – PALEMBANG – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya karena emas menguat di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara.

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan sebuah peringatan kepada Korea Utara. Sebagai tanggapan, dari peringatan serangan terhadap pangkalan militer AS di Guam di Pasifik.

Trump mengatakan bahwa Korea Utara akan disambut dengan senjata yang belum pernah dunia lihat sebelumnya, jika mengancam Amerika Serikat.

Para analis mengatakan bahwa berita tersebut membuat investor sedikit tidak nyaman, dan akibatnya mata uang “safe haven” seperti franc Swiss dan yen Jepang menguat. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang Utama turun 0,13 % menjadi 93,528 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1753 dari USD1,1758 dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3002 dari USD1,2981. Dolar Australia turun menjadi USD0,7882 dari USD0,7915.

Dolar AS dibeli 109,90 yen Jepang, lebih rendah dari 110,48 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9638 franc Swiss dari 0,9752 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,2702 dolar Kanada dari 1.2658 dolar Kanada.

(rzk)

Sumber : Okezone

Rifanfinancindo