PT Rifan Financindo – PALEMBANG – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB). Pelemahan dolar terjadi karena investor menunggu pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang dipantau secara cermat pada sore hari.

Yellen akan berbicara di Universitas Michigan Ford School Of Public Policy pada Senin sore dan diperkirakan akan memberikan informasi lebih lanjut tentang langkah-langkah kenaikan suku bunga Fed berikutnya.

Sementara itu, investor masih mencerna laporan penggajian atau payroll non pertanian yang bervariasi. Menurut Departemen Tenaga Kerja, data penggajian non pertanian (non-farm payrolls/NFL) AS menunjukkan bahwa total lapangan kerja non pertanian naik 98.000 pada Maret, jauh di bawah perkiraan pasar 180.000, dan tingkat pengangguran turun menjadi 4,5% pada Maret.

Total lapangan kerja non pertanian farm payroll naik tipis sebesar 98.000, jauh di bawah perkiraan pasar 180.000, namun tingkat pengangguran menurun menjadi 4,5% pada Maret, menurut Departemen Tenaga Kerja Jumat. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0603 dari USD1,0586 , dan pound Inggris naik menjadi USD1,2424 dari USD1,2371 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke USD0,7504 dari USD0,7500.

Dolar AS dibeli 110,89 yen Jepang, lebih rendah dari 111,29 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0079 franc Swiss dari 1,0096 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,3330 dolar Kanada dari 1,3416 dolar Kanada.

(kmj)

(rhs)

Sumber : Okezone

PT Rifan Financindo