NEW YORK – Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di perdagangan New York pada Senin (Selasa pagi WIB), karena data ekonomi yang keluar dari negara itu lebih buruk dari yang diharapkan.

Penjualan rumah baru di AS turun 1,5 persen pada bulan lalu ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 511.000 unit, Departemen Perdagangan AS mengatakan Senin. Perkiraan terbaru ini lebih rendah dari konsensus pasar untuk 522.000 unit.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,35 persen menjadi 94,785 pada akhir perdagangan.

Federal Reserve AS akan mengumumkan keputusan suku bunga terbarunya ketika menyimpulkan sebuah pertemuan dua hari pada Rabu. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah setelah sejumlah data ekonomi bervariasi dan volatilitas baru-baru ini di pasar keuangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1268 dolar dari 1,1227 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,4483 dolar dari 1,4411 dolar. Dolar Australia diperdagangkan tidak berubah di 0,7709.

Dolar AS dibeli 111,26 yen Jepang, lebih rendah dari 111,71 yen pada sesi sebelumnya. Dolar jatuh ke 0,9752 franc Swiss dari 0,9789 franc Swiss, tapi naik tipis menjadi 1,2689 dolar Kanada dari 1,2685 dolar Kanada.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/04/26/278/1372637/dolar-as-melemah-tertekan-suramnya-data-ekonomi