PT Rifan Financindo – PALEMBANG – Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor menunggu pertemuan Federal Reserve yang dipantau secara cermat pekan ini.

Bank sentral AS akan memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari pada Selasa waktu setempat. Pertemuan ini secara luas diperkirakan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kalinya tahun ini.

Para analis mengatakan bahwa karena kenaikan suku bunga ini sebagian besar telah diperkirakan, fokus pasar telah bergeser ke sikap the Fed dalam reli dolar baru-baru ini dan pengetatan lebih lanjut tahun depan.

Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, telah naik lebih dari 4% sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS pada 8 November.

Analis menunjukkan, beberapa investor khawatir Fed mungkin mengatakan dalam pernyataannya bahwa kenaikan greenback sudah terlalu jauh, yang menempatkan greenback di bawah tekanan pada Senin. Indeks dolar turun 0,64% menjadi 100,940 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0640 dari USD1,0547, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2679 dari USD1,2558. Dolar Australia naik menjadi USD0,7492 dari USD0,7446.

Dolar dibeli 115,14 yen Jepang, lebih rendah dari 115,24 yen pada sesi sebelumnya. Dolar turun tipis menjadi 1,0140 franc Swiss dari 1,0187 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,3136 dolar Kanada dari 1,3175 dolar Kanada.

(rai)

Sumber : Okezone

PT Rifan Financindo