Rifan Financindo – PALEMBANG – Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS mengambil istirahat sejenak dari penguatan baru-baru ini serta pasar ekuitas AS dan Eropa menurun.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD5,3 atau 0,43% menjadi menetap di USD1.224,20 per ounce.

Dolar AS, yang diukur dengan Indeks Dolar AS, diperdagangkan kurang dari 0,1% lebih rendah pada pukul 18.25 GMT, namun diperkirakan akan mencatat kenaikan mingguan sekitar 1%. Sementara itu, pasar ekuitas AS dan Eropa memperlihatkan kerugian yang luas.

Jeda dalam penguatan greenback, serta penurunan di pasar saham, membantu membuat emas lebih menarik bagi para investor.

Logam kuning sempat memangkas kenaikannya setelah data pada Kamis (11/5) menunjukkan harga produsen AS naik 0,5% pada April, yang lebih baik dari ekspektasi para ekonom.

Perak untuk pengiriman Juli bertambah 5,8 sen atau 0,36% menjadi ditutup pada USD16,265 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD7,8 atau 0,86% menjadi ditutup pada USD917,7 per ounce.

(dni)

Rifan Financindo

Sumber : Okezone

Dolar AS Melemah di Tengah Data Ekonomi Positif

Rifan Financindo – PALEMBANG – Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), meskipun data ekonomi dari negara tersebut positif.

Dalam pekan yang berakhir 6 Mei, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 236.000, turun 2.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang belum direvisi sebesar 233.000, kata Departemen Tenaga Kerja pada Kamis (11/5/2017).

Dalam laporan terpisah, departemen tersebut mengatakan bahwa Indeks Harga Producen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir naik 0,5 persen pada April.

Para analis mengatakan dolar AS berada di bawah tekanan di tengah kekhawatiran setelah Presiden AS Donald Trump secara tak terduga mencopot Kepala Biro Penyelidikan Federal (FBI) James Comey.

Namun demikian, prospek greenback masih cerah karena data positif memperkuat spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,06% menjadi 99,614 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0868 dari USD1,0858, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2886 dari USD1,2936 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi USD0,7375 dari USD0,7367.

Dolar AS dibeli 113,93 yen Jepang, lebih rendah dari 114,32 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0071 franc Swiss dari 1,0094 franc Swiss, dan naik tipis menjadi 1,3690 dolar Kanada dari 1,3670 dolar Kanada.

(dni)

Sumber : Okezone