JAKARTA – Dalam dua hari terakhir nilai tukar Rupiah terlihat tertekan meskipun tidak terlalu besar. Hal itu disebabkan dampak dari kembali menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (USD).

Namun Kepala Riset PT Koneksi Kapital Alfred Nainggolan mengaku sangat yakin, mendekati penghujung tahun ini Rupiah akan kembali menguat. Dirinya memprediksi hari ini Rupiah akan bergerak pada rentang Rp13.600-13.700 per USD.

“Sebenarnya ekspektasi kami dipenghujung tahun untuk Rupiah dikisaran Rp13.800-13.900. Tapi ternyata kemarin Rupiah masih bsia bertahan di level Rp13.600. Jadi saya optimistis,” tuturnya saat dihubungi Okezone, Rabu (30/12/2015).

Alfred mengatakan, jika dilihat kondisi Rupiah secara keseluruhan sepanjang tahun ini cukup kuat. Pasalnya terbilang cukup banyak sentimen negatif yang menghantam Rupiah sepanjang tahun ini seperti devaluasi mata uang yuan, menurunnya kondisi perekonomian global, hingga kenaikan suku bunga The Fed.

“Rupiah tetap bisa bertahan dengan banyak sentimen negatif itu. Jadi saya rasa seperti sudah kebal. Apa lagi cadangan devisa kita tidak begitu besar,” pungkasnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2015/12/30/278/1277272/di-penghujung-tahun-mata-uang-garuda-diyakini-menguat