JAKARTA – Pemerintah menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) bisa mencapai 7 ribu mega watt (mw) hingga 2025. Untuk mendukung target tersebut pemerintah menyiapkan tiga peraturan pemerintah (PP) turunan dari Undang-Undang (UU) panas bumi nomor 21 tahun 2014 tentang panas bumi.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana menjelaskan, pertama PP tentang pengaturan bonus produksi dari pengusahaan panas bumi.

“Pemerintah terus memberikan dukungan, mulai dari menyiapkan regulasi. Seperti PP bonus produksi itu statusnya tinggal di tanda tangani Presiden. Jadi sudah serasi di antara kementerian,” tuturnya di Hotel Double Tree, Jakarta, Selasa (19/4/2016).

Kedua, lanjut Rida, pemerintah juga tengah mempersiapkan PP tentang pemanfaatan panas bumi secara tidak langsung. Pembahasan PP tersebut tengah berada di Kementerian Hukum dan HAM untuk diharmonisasikan.

Ketiga PP tentang pemanfaatan langsung energi panas bumi yang saat ini masih dalam bentuk rancangan dan tengah digodok oleh Kementerian ESDM. Melalui PP tersebut nantinya panas bumi bisa dimanfaatkan langsung untuk kegiatan bisnis seperti spa dan pemanas ruangan.

“Mengingat targetnya yang lumayan menantang atau ambisius yes, susah yes, tapi achiveble juga yes. Itu tugas kita untuk terus berkoordinasi,” pungkasnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/04/19/320/1366932/demi-pltu-7-ribu-mw-3-peraturan-pemerintah-diluncurkan