Rifan Financindo – PALEMBANG – Beberapa bank besar di Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan memberikan dividen yang cukup besar kepada para pemilik modal setelah melewati stress test tahunan The Federal Reserve. Saham sektor keuangan pun melonjak karena rencana pembagian dividen ini.

Citigroup menjadi salah satu bank yang menjadi sorotan, karena akan memberikan kenaikan dua kali lipat pada dividen kuartalan menjadi 32 sen per saham. Selain itu, Citigroup mengumumkan program buyback saham biasa sebesar USD15,6 miliar.

Analis S&P Global Market Intelligence Richard Peterson mengatakan, buyback ini akan menjadi yang terbesar bagi Citi, melampaui buyback USD15 miliar yang diumumkan pada 2005 sebelum krisis keuangan.

Saham Citigroup pun melonjak lebih dari 2% pada perdagangan after-hours. Hal ini terjadi setelah The Fed menyetujui rencana pembagian dividen untuk 34 bank, pertama kalinya seluruh industri perbankan lulus dalam tujuh tahun terakhir. Saham Finansial Pilih SPDR ETF (XLF) naik lebih dari 1% dalam perdagangan after-hours, setelah ditutup menguat 1,58% pada Rabu dalam kenaikan ketiga hari berturut-turut.

“Untuk beberapa waktu, kami telah mempertahankan sejumlah besar modal melebihi apa yang dibutuhkan untuk beroperasi dengan hati-hati dan berinvestasi di perusahaan. Kini, kami dapat mulai memberikan dua prioritas terpenting kami, meningkatkan modal dan memberikan dividen yang lebih tinggi,” jelas CEO Citi Michael Corbat seperti dilansir dari CNBC.

Sementara salah satu bank besar lainnya, JPMorgan Chase mengatakan akan menaikkan dividen kuartalannya sebesar 6 sen menjadi 56 sen per saham pada kuartal ketiga 2017. Raksasa finansial tersebut juga mengatakan akan melakukan buyback hingga USD19,4 miliar antara 1 Juli dan 30 Juni tahun depan.

Program buyback tersebut, merupakan yang terbesar dalam sejarah semenjak mereka tercatat sebagai perusahaan publik. Saham JPMorgan pun naik lebih dari 2% pasca-perdagangan.

Sementara Bank of America mengatakan bahwa pihaknya berencana meningkatkan dividen kuartalan menjadi 12 sen per saham, meningkat 60%. Bank tersebut juga berencana melakukan buyback senilai USD12 miliar mulai 1 Juli hingga 30 Juni 2018.

Sedangkan Morgan Stanley mengatakan akan menaikkan dividen sahamnya menjadi 25 sen per saham, naik dari 20 sen per saham. Kenaikan dividen tersebut akan dilakukan pada kuartal III 2017. Selain itu, Morgan Stanley juga akan meningkatkan buyback sebesar USD3,5 miliar menjadi USD5 miliar dan membawa sahamnya  naik 1,4% pada perdagangan after-hours.

Hanya saja, Goldman Sachs tidak memberikan rincian tentang besaran pembagian dividen. Wells Fargo juga menerima persetujuan The Fed untuk membagikan dividen, meskipun ada beberapa dugaan bahwa skandal dapat berdampak negatif terhadap keputusan pembuat kebijakan tersebut.

(ulf)

(rhs)

Sumber : Okezone

Rifan Financindo