PT Rifan Financindo – JAKARTA -? Pemerintah telah mengizinkan Bulog untuk melakukan impor daging kerbau. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut Bulog akan mengimpor daging kerbau dari India.

Terkait impor daging kerbau, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengaku tidak masalah dan siap membantu pemerintah. Wakil Ketua? Aprindo Tutum Rahanta menuturkan, adanya daging kerbau impor akan menambah pilihan bagi masyarakat dalam mengkonsumsi daging.

“Yang penting itu, daging masih bisa dikonsumsi dan halal. Ini alternatif pemerintah mensubtitusikan daging sapi, enggak masalah ini,” papar Tutum saat ditemui di gedung Kemendag, Kamis (14/7/2016).

Dia menilai tidak semua masyarakat menolak daging kerbau. Pasalnya, masyarakat di berbagai daerah menyukai daging kerbau.

Di sisi lain, pihaknya menyatakan siap bila pemerintah ingin menjual daging kerbau di supermarket. Tapi, lanjut, tidak semua minimarket ataupun supermarket bisa menjual produk tersebut.

?”Kalau pemerintah minta bantuan, kami siap membantu. Tapi enggak semuanya bisa, kami akan lihat terlebih dahulu,” tukasnya.

(rzy)

Sumber : Okezone

 

Apa Kabar Kawasan Surga Pajak Indonesia?

PT Rifan Financindo – JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro pada bulan Juni lalu mengungkapkan bahwa Indonesia akan segera memiliki wilayah surga pajak atau yang biasa dikenal sebagai tax haven. Menurut Bambang, kebijakan ini perlu dilakukan agar Pemerintah Indonesia dapat menarik special purpose vehicle (SPV) untuk berkantor di dalam negeri.

Lantas, bagaimana perkembangan rencana pembentukan surga pajak tersebut?

Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat ini pemerintah tengah melakukan pembahasan terkait rencana ini. Pemerintah pun belum menentukan daerah mana yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai daerah Surga Pajak.

[Baca juga: Pemerintah Kaji Bentuk Kawasan Ekonomi Khusus Surga Pajak]

“Itu memang kita sedang mau bicarakan juga maksudnya offshore banking. Artinya kita masih mencoba melihat seperti apa sih persisnya mau dilakukan dan di mana kalau mau ditempuh,” kata Darmin saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Namun, Darmin enggan mengomentari lebih lanjut mengenai program ini. Pasalnya, saat ini pemerintah tengah fokus untuk menyiapkan fasilitas dari daerah Surga Pajak tersebut. Selain itu, saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan penerapan UU Pengampunan Pajak.

“Tapi saya belum bisa jawab terlalu banyak. Kita masih sangat fokus ke instrumen-instrumen keuangan dan bagaimana nanti memfasilitasinya,” tutup Darmin.

(rai)

Sumber : Okezone