RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Citigroup Inc menurunkan perkiraan harga untuk bijih besi dan batubara karena minyak menjadi lebih murah dan penurunan mata uang produsen memotong biaya pasokan. Hal ini menandakan tentang bagaimana jatuhnya energi dapat memberi efek sangat negatif pada komoditas lainnya.

Bijih besi diprediksi berada pada harga rata-rata $ 58 per metrik ton pada tahun 2015 dan $ 62 per ton pada tahun 2016, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar $ 65 untuk kedua tahun, menurut analis Ivan Szpakowski dalam sebuah laporanya hari ini. Perkiraan bank untuk batubara kokas dan batubara termal juga berkurang untuk periode yang sama, menurut laporan tersebut.

Bijih besi merosot pada tahun 2014 setelah BHP Billiton Ltd (BHP) dan Rio Tinto Group (RIO) mendorong output pada titik tertinggi dan mengkerek harga menjadi sangat murah, memacu banjir persediaan dan ditambah pula oleh pertumbuhan di Tiongkok yang melambat. Minyak merosot hampir 50 persen tahun lalu, terbesar sejak krisis keuangan, karena Amerika Serikat memompa produksi pada tingkat tercepat dalam lebih dari tiga dekade dan OPEC menolak permintaan untuk memotong angka produksi.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/citigroup-pangkas-prediksi-bijih-besi-dan-batu-bara/