Rifanfinancindo – JAKARTA – Investor asal China, China Fortune Land Development (CFLD), menyiapkan investasi sebesar USD100 juta untuk membidik pengembangan kawasan industri di Indonesia.

“Sekitar USD100 juta. Kami siap berinvestasi. Kami juga sudah punya kantor di Jakarta dan perwakilan Singapura,” kata Presiden CFLD Jerry Zhao usai bertemu Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Jerry menjelaskan, Indonesia menjadi prioritas bagi perusahaan tersebut, sehingga perusahaan ingin berkontribusi untuk membangun perekonomian Indonesia melalui pengembangan kawasan industri.

“Kami perusahaan terbesar di sektor kawasan industri. Fokus kami industrial estate development. Kami mencari kesempatan tidak hanya di Jawa, tapi juga mungkin di luar Jawa,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Harjanto menyampaikan, perusahaan yang juga berperan sebagai promotor investasi tersebut memiliki peluang di Indonesia.

“Mereka fokusnya ke kawasan industri, untuk membangun smart city (kota pintar), membangun nilai tambah, mereka juga berperan sebagai invesment promotor, yang bisa mendatangkan investasi,” ujar Harjanto.

Menurut Harjanto, Indonesia akan mendorong perusahaan untuk membangun kawasan industri yang belum terbangun dengan baik.

“Kita akan mendorong mereka, kan sudah dengan Alam Sutera. Tapi itu kan di Jakarta. Kita juga mau mendorong mereka membangun di tempat-tempat yang belum terbangun secara baik,” ungkapnya.

(dni)

Sumber : Okezone

Pekan Ini Diprediksi Tak Ada yang Daftar Tax Amnesty

PT Rifan Financindo – JAKARTA ? Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak telah resmi mulai dilaksanakan pada pekan ini. Sejumlah kantor pajak pun telah siap untuk menerapkan program ini.

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memprediksi tidak akan ada pendaftar pada pekan ini. Penyebabnya adalah para calon pendaftar masih melakukan konsultasi mengenai program ini.

“Kami prediksi minggu ini belum ada yang mendaftar,” jelas Ketua Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nelson Tampubolon dalam rapat kerja di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

[Baca juga: Persiapkan Tax Amnesty, Komisi XI Panggil OJK hingga Bank Persepsi]

Namun, untuk meningkatkan jumlah pendaftar, OJK akan melakukan sosialiasi kepada masyarakat. Khususnya adalah dari kalangan industri.

“Tapi kita ada tim sosialisasi. Kita juga akan bertukar pikiran dengan kalangan industri,” tutupnya.

(rai)

Sumber : Okezone