JAKARTA – Founder Ellen May Institute mengungkapkan, dengan naiknya cadangan devisa Indonesia menjadi USD107,711 miliar harus dapat dijadikan tabungan Bank Indonesia (BI) untuk mengintervensi nilai tukar Rupiah.

“Kalau kita lihat sih, yang perlu dilakukan adalah BI menabung cadangan devisa, supaya jaga kalau-kalau Rupiah (melemah). Jadi bisa intervensi di sekitar itu,” kata Ellen dalam acara IDX Channel, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

(Baca Juga: Naik Hampir USD200 Juta, Cadangan Devisa RI USD107,7 Miliar)

Ellen menambahkan, naiknya cadangan devisa Indonesia juga menjadi sentimen positif bagi IHSG. Hal ini terbukti dengan IHSG yang menguat pada penutupan perdagangan kemarin sore.

“Penerimaan cadangan devisa terutama dari hasil minyak, hasil lelang dan penerimaan lainnya,” jelas Ellen.

Menurut Ellen, cadangan devisa per akhir April 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,1 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

“Jadi cukup bagus,” tukasnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia akhir April 2016 sebesar USD107,711 miliar. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2016 yang sebesar USD107,543 miliar.

(dni)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/05/11/20/1385209/cadangan-devisa-ri-naik-untuk-tabungan-bi-intervensi-rupiah