PT Rifan Financindo – TOKYO – Bursa saham Asia menguat tipis pada pembukaan perdagaan hari Senin. Hal ini dikarenakan data pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang mengecewakan, sehingga mengurangi harapan pelaku pasar tentang kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed).

Melansir Reuters, Jakarta, Senin (1/8/2016), indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen pada awal perdagangan. Indeks Jepang Nikkei N225 turun 1,5 persen karena nilai tukar Yen telah melonjak setelah rencana pemberian stimulus oleh Bank Sentral Jepang.

Tercatat, produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 1,2 persen pada periode April-Juni atau berada di bawah estimasi para analis dan ekonom yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi capai 2,6 persen.

Pelaku pasar pun melihat keadaan ini bahwa The Fed kembali akan menunda atau setidaknya tidak akan segera mengetatkan kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga.

“Saya menduga Federal Reserve berharap rebound pada kuartal II setelah perlambatan ekonomi pada kuartal pertama. Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS masih terbang rendah,” kata ahli strategi obligasi senior di Mizuho Securities, Hiroko Iwaki,

Mata uang Euro menguat dan mencapai level tertinggi pada satu bulan USD1,11975 pada hari Jumat dan terakhir diperdagangkan di USD1,1166.

Dolar di dekat level terendah di tiga minggu terhadap yen, yang mendapat tumpangan pada hari Jumat setelah Bank of Jepang memberikan stimulus jauh dari harapan pasar ‘.

Yen yang telah melonjak sekitar 3 persen menjadi 101,97 yen per USD terhadap dolar pada hari Jumat, berubah ke 102,36 yen per dolar.

(dni)

Sumber : Okezone

IHSG 5.337, Meroket Tembus 121 Poin

PT Rifan Financindo – JAKARTA – Pasar saham Indonesia jeda siang ini semakin meroket. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 121,32 poin atau 2,3 persen ke 5.337,31.

Menutup sesi I, IHSG mencatat transaksi sebesar Rp3,83 triliun dari 3,45 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 27,49 poin atau 3,1 persen ke 920,33, Jakarta Islamic Index (JII) naik 16,8 poin atau 2,3 persen menjadi 743,41, indeks IDX30 menguat 15,24 poin atau 3,2 persen menjadi 496,8, dan indeks MNC36 menguat 7,07 poin atau 2,4 persen menjadi 302,57.

Sektor-sektor penggerak IHSG seluruhnya menghijau, di mana sektor konsumer memimpin kenaikan hingga 3,3 persen.

Sementara itu, melihat bursa Asia, Nikkei naik 31 poin atau 0,2 persen ke 16.600, Hang Seng naik 286 atau 1,3 persen ke 22.178, dan Strait time indeks naik 26 poin atau 0,9 persen ke 2.895.

Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham (MREI) naik Rp1.050 atau 21,9 persen ke Rp5.850, saham PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) naik Rp775 atau 7,9 persen ke Rp10.550, dan saham PT Smart Tbk (SMAR) naik Rp550 atau 14,7 persen ke Rp4.300.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) turun Rp600 atau 3,8 persen ke Rp15.000, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun Rp230 atau 5,5 persen ke Rp3.970, dan saham PT Merck Tbk (MERK) turun Rp200 atau 2 persen ke Rp10.000.

(rzy)

Sumber : Okezone