RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bursa Asia tertekan dari posisi tertingginya dalam tujuh pekan terakhir pada hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, pada sesi awal perdagangan waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,3%. Sementara, indeks Topix Jepang turun 0,3% pada hari pertama trading pekan ini. Pada akhir pekan lalu, indeks acuan Jepang ini ditutup di level tertingginya dalam enam pekan terakhir. Adapun indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,5%, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,2%, dan indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,4%.

Penurunan bursa Asia terjadi menjelang dirilisnya data perdagangan Tiongkok pada hari ini. Saham-saham energi menorehkan penurunan terbesar akibat tertekannya harga minyak dunia. Perlambatan ekonomi China menjadi perhatian utama pelaku pasar. Sebab, sentimen dari Negeri Panda ini mengguncang pasar saham global pada kuartal lalu. Data perdagangan Tiongkok yang lemah dapat memicu kecemasan baru atau spekulasi lain terkait kebijakan yang akan diambil bank sentral Tiongkok. ?Pada pekan lalu, kita melihat pergerakan yang solid di pasar saham. Namun, investor dan trader ingin melihat apakah pergerakan tersebut hanya siklus sementara atau bisa mengantarkan indeks naik lebih tinggi pada pekan berikutnya,? jelas Evan Lucas, market strategist IG Ltd di Melbourne.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/bursa-asia-tertekan-menjelang-rilis-data-perdagangan-tiongkok/