Rifanfinancindo – Palembang – Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Senin waktu setempat, merespons kebijakan China yang memberlakukan tarif impor untuk 128 produk Amerika Serikat (AS) hari ini.

Melansir CNBC, Senin (4/2/2018), indeks saham acuan Jepang, Nikkei naik tipis 0,23% dan indeks Topix naik 0,17%.

Di tempat lain, indeks saham acuan Korea Selatan, Kospi naik 0,77% pada awal perdagangan. Saham sektor keuangan, produsen menguat, sedangkan saham manufaktur dan teknologi dierdagangkan beragam.

Pasar saham di Australia, Hong Kong dan Selandia Baru ditutup pada hari Senin karena liburan Paskah.

Saling serang perdagangan antara China dan AS terus berkembang, dengan dengan China mengumumkan mereka menerapkan tarif impor untuk 128 produk AS yang mulai berlaku hari ini.

Produk-produk yang kena tarif impor ini pun sama dengan daftar rencana pengenaan tarif yang dirilis 23 Maret lalu dan sebagai tanggapan langsung kepada Presiden AS Donald Trump menandatangani tarif pada impor baja dan aluminium bulan lalu.

Produk-produk AS tersebut memiliki nilai impor sebesar USD3 miliar pada tahun 2017.

Sementara reaksi pasar sebagian besar pada hari Senin tampak tenang, karena saham global juga telah jatuh pada bulan lalu karena pasar khawatir atas kemungkinan perang perdagangan yang terjadi.

(dni)

Sumber : Okezone

Rifanfinancindo

Produk-produk yang kena tarif impor ini pun sama dengan daftar rencana pengenaan tarif yang dirilis 23 Maret lalu dan sebagai tanggapan langsung kepada Presiden AS Donald Trump menandatangani tarif pada impor baja dan aluminium bulan lalu.

Produk-produk AS tersebut memiliki nilai impor sebesar USD3 miliar pada tahun 2017.

Sementara reaksi pasar sebagian besar pada hari Senin tampak tenang, karena saham global juga telah jatuh pada bulan lalu karena pasar khawatir atas kemungkinan perang perdagangan yang terjadi.