PT Rifan Financindo – JAKARTA – Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, Bulog akan kembali melakukan impor gula hingga akhir 2016. Impor gula ini dilakukan setelah PTPN hanya melakukan impor sebesar 114 ribu ton.

“Kan totalnya 318 ribu ton. Dan sisanya diambil Bulog,” jelasnya di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Jumat (2/9/2016).

Impor gula akan dilakukan dari beberapa negara, di antaranya Brasil hingga Australia. Diharapkan, impor gula ini akan dapat menekan harga gula sebesar Rp12.500 per kg seperti yang telah ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Harga eceran tertinggi Rp12.500 per kg. Kami jualnya di bawah itu. Sehingga para pedagang bisa dapat harga (jual) Rp12.500 per kg,” imbuhnya.

Sebelumnya, Bulog memang telah diberikan izin untuk melakukan impor gula sebesar 260 ribu ton. Djarot pun berharap agar impor gula ini dapat segera terealisasi jelang akhir tahun.

“Izinnya (impor gula) sampai Desember, saya ingin lebih cepat supaya bisa digiling tahun ini, intervensi ke pasar tahun ini. Makanya giling akan habis Oktober. Jadi kita isi kekurangan, harapannya raw sugar September dan Oktober datang,” tutupnya.

(mrt, PT Rifan Financindo)

Sumber : Okezone