PT Rifan Financindo – PALEMBANG – Beberapa kebijakan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla selama dua tahun berdampak positif pada peningkatan realisasi investasi ke Indonesia.

Sejak pemerintahan Jokowi-JK dilantik di Oktober 2014, tiga periode semester pelaporan data yakni Januari 2013-Juni 2016 tercatat terjadi kenaikan signifikan realisasi investasi yang bersumber pada Penanaman Modal Asing (PMA), yakni sebesar Rp453,8 triliun, naik 32,5% bila dibandingkan periode Juni 2013- Desember 2014 yang berada di level Rp342,4 triliun.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyampaikan, kenaikan investasi yang dicapai tersebut akan terus ditingkatkan dengan melakukan penajaman dari sisi deregulasi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Pelayanan publik kepada investor menjadi ujung tombak dari upaya pemerintah untuk terus memperbaiki iklim investasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/10/2016).

Menurut Tom, kenaikan yang tercatat dihitung berdasarkan nominal Rupiah, sementara apabila dihitung dari nominal dolar Amerika Serikat, maka kenaikan yang dicapai cukup moderat sebesar 4,8% menjadi USD34,7 miliar, dari posisi sebelumnya USD33,1 miliar. “Ini menunjukkan bahwa ruang perbaikan yang perlu dilakukan masih terus terbuka lebar,” paparnya.

Dari data yang dirilis oleh BKPM dalam periode 3 semester pelaporan investasi, jumlah proyek investasi mengalami kenaikan sebesar 145,9% dari sebelumnya 10.953 proyek menjadi 26.932 proyek. Sementara penyerapan tenaga kerja naik tipis 4,1% dari 1,21 juta menjadi 1,25 juta tenaga kerja.

(mrt)

Sumber : Okezone