PT Rifan Financindo – JAKARTA – Bank Indonesia (BI) berencana untuk menerbitkan dua aturan baru terkait perdagangan surat utang. Terdapat dua aturan yang akan dikeluarkan, yaitu terkait commercial paper dan negoitable certificate deposito atau NCD.

Apabila diterbitkan, aturan ini nantinya akan menjadi aturan turunan dari Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 18/11/PBI/2016 tentang Pasar Uang. Aturan ini telah diterbitkan pada Agustus 2016 lalu.

“Sebetulnya PBI tentang pasar uang sudah dikeluarkan, kemudian kita sudah melakukan sosialisasi, kemudian kita juga gembira mengikuti kemajuan dari GMRA (Global Master Repurchase Agreement). Namun sekarang ini yang ingin kita luncurkan NCD dan komersial papers, dari kami kelihatan masih dalam taraf koordinasi BI dan OJK untuk supaya bisa NCD itu bisa segera diluncurkan,” kata Agus di kantornya, Jakarta, Senin (9/19/2016).

Dua kebijakan ini akan dikeluarkan agar pengusaha dapat memiliki kepastian dalam memperdagangkan instrumen jangka pendek di pasar uang. Kebijakan ini juga akan mempermudah dunia usaha dalam memperoleh pembiayaan. Ditargetkan, kedua aturan tersebut akan keluar pada tahun 2017 mendatang.

“Kita coba semuanya lebih cepat, supaya di tahun 2016 ini kita lebih banyak instrumen untuk dilakukan untuk aktif dari pada pasar uang. NCD dan CP itu adalah bagian dari prioritas kita,” tutupnya.

(rai)

Sumber : Okezone