PT Rifan Financindo – JAKARTA – Sudah sebulan lebih program pengampunan pajak dijalankan. Namun dana jumlah dana repatriasi yang telah masuk terbilang masih minim.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) contohnya, hingga saat ini bank BUMN ini sudah mengantongi sekira hampir Rp70 miliar dana tebusan. Namun, belum ada dana repatriasi yang masuk ke Bank Mandiri, meskipun sudah ada yang dalam progres.

“Bank Mandiri per hari kemarin kita sudah ada 500 orang yang deklarasi, tebusannya itu hampir Rp70 miliar lebih ya. Terus yang repatriasi sudah ada beberapa nasabah mungkin nilainya sekitar Rp5 triliun. Tapi yang merepatriasi masih dalam tahap pengisian formulir,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Dari catatan tersebut, Kartika mengakui bahwa progres dari program kebijakan amnesti pajak masih belum maksimal. Kendati begitu dirinya tetap yakin akan banyak pemilik dana yang akan ikut jadi peserta amnesti pajak di periode awal.

“Kalau kita lihat progresnya belum terlalu cepat. Tapi kami yakin ini momentum di awal dan masyarakat kita yang saat ini sudah dalam proses untuk diskusi, deklarasi dan repatriasi semakin banyak. Kita yakin momentumnya menjelang Agustus dan September akan semakin besar,” imbuhnya.

Bank Mandiri juga sudah menyiapkan produk investasinya seperti deposito. Selain itu Bank Mandiri juga telah menyiapkan produk investasi milik anak usahanya Mandiri Sekuritas.

“Sekarang mereka masih di deposito dan giro. Kan mereka harus cari proyek yang 3 tahun, misal obligasi, saham atau reksa dana yang disediakan oleh Mandiri Sekuritas,” pungkasnya.

(mrt, Rifan Financindo)

Sumber : Okezone