RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Laporan Federal Reserve mengenai kondisi ekonomi di seluruh AS, menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari cuaca musim dingin yang memperlambat pertumbuhan pada kuartal pertama, Kamis (16/4).

Beige book, kompilasi dari informasi bisnis dari seluruh bank sentral di AS, menunjukkan pertumbuhan tumbuh pada kecepatan yang bisa dibilang tidak cepat ataupun lambat, terhitung dari pertengahan Februari sampai akhir Maret. Mayoritas melaporkan penjualan secara ritel yang lebih tinggi namun didorong oleh biaya energi yang lebih rendah.

Seperti yang dikatakan oleh ekonom AS, dalam pandangannya beige book menunjukkan bahwa ekonomi AS mulai pulih dari musim dingin yang tinggi, meskipun pertumbuhan dari mata uang dolar yang lebih kuat dan kurangnya energi. Setiap kelemahan yang terkait iklim akan mengakibatkan bouncing positif kira-kira pada kuartal kedua.

Cuaca musim dingin yang luar biasa membuat depresi ekonomi di kuartal pertama, lopping 0.5 persen poin dari pertumbuhan, menurut perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg. Payrolls tumbuh sebesar 126.000 pada bulan Maret, kenaikan terkecil sejak Januari 2013. Beige buku ini termasuk catatan yang optimis untuk kuartal kedua dari perusahaan di distrik Fed Richmond, sektor hotel dan konferensi di Atlanta dan dari produsen mesin ladang minyak di distrik Dallas.

?Saya berharap rebound dalam pertumbuhan GDP pada kuartal kedua,? James Bullard, Ketua Fed St. Louis, kepada wartawan setelah pidato di National Press Club di Washington. ?Saya berharap laporan pekerjaan yang cukup baik pada kuartal kedua?, sambungnya.

Beige Buku yang dirilis di Washington telah disusun oleh Fed Cleveland berdasarkan informasi yang dikumpulkan sebelum tanggal 3 April.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/beige-book-fed-ekonomi-as-menunjukkan-pemulihan/