PT Rifanfinancindo – JAKARTA – Program pengampunan pajak atau tax amnesty selama ini telah memberikan dampak yang positif bagi pasar modal di Indonesia. Hal ini terlihat dari meningkatnya nilai transaksi harian hingga kapital market dari pasar modal di Indonesia.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hamdi Hassyarbaini mengatakan, sejak tax amnesty disahkan aktivitas perdagangan meningkat. Menurutnya, pasar semakin confidence dalam melakukan transaksi.

“IHSG kita naik 16,67 persen sejak akhir tahun 2015 lalu. Demikian juga kapitalisasi pasar, meningkat 18,35 persen dibandingkan dengan posisi akhir 2015,” kata dia di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Adapun aktivitas perdagangan mencapai Rp7 triliun sampai hingga Rp 8 triliun per hari, lebih tinggi dibandingkan awal tahun 2016 yang hanya mencapai Rp5 triliun per hari. Sementara itu, frekuensi perdagangan juga telah mencapai 377 ribu kali pada Juli lalu. Jumlah ini memecahkan rekor transaksi sebesar 373 ribu kali pada 2014 lalu.

tax amnesty ini pun diharapkan dapat menjadi berkah bagi pasar modal Indonesia pada masa yang akan datang. Untuk itu, masyarakat diimbau dapat mengikuti program pengampunan pajak ini. Terutama pada tahap pertama dengan tarif yang masih rendah.

“Kebijakan ini harus mendapatkan dukungan oleh masyarakat, yang perlu ditekankan, jika tidak kunjung melaporkan, maka akan kena PPH Terutang dan sanksi 200 persen,” tutupnya.

(mrt)

Sumber : Okezone