PT Rifan Financindo – PALEMBANG – Bursa Efek Indonesia Perwakilan Palembang mencatat terjadi penambahan investor pasar modal di Sumatera Selatan selama semester I-2016 atau sejalan dengan kenaikan 26 persen secara nasional.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Palembang Early Saputra mengatakan Perseroan Terbatas Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengemukakan bahwa jumlah investor di pasar modal Indonesia bertambah 26 persen menjadi 491.116 akun selama Juli 2016 dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Kenaikan itu menunjukkan bahwa pasar modal di Indonesia sudah menjadi salah satu pilihan untuk berinvestasi,” kata Early di Palembang, Rabu (17/8/2016).

Di Sumsel peningkatan tersebut terpantau dari data investor baru (New SID) yang menggunakan KTP asal Sumsel berdasarkan perhitungan year to date.

“Kisaran penambahannya sebanyak 1.274 New SID, sementara SID yang sudah ada berjumlah 6.821. Penambahan ini terbilang cukup baik di tengah pelemahan ekonomi yang saat ini masih terjadi,” kata Early.

Ia menerangkan berdasarkan data per 27 Juni 2016 diketahui bahwa jumlah total investor di Sumsel berjumlah 8.095 berdasarkan data yang ada di dua galeri investasi yakni, STIE MDP dan Universitas Katolik Musi Charitas, serta 14 perusahaan sekuritas yang beroperasional di Palembang.

Saat ini jumlah transaksi yang dicatatkan juga terbilang besar, yakni pada Januari dari penambahan sebanyak 456 New SID itu nilai transaksinya mencapai Rp404 Miliar, Februari Rp533 Miliar dengan New SID 366, Maret Rp610 Miliar dengan 166 New SID, April Rp905 Miliar dengan 136 New SID, Mei Rp566 Miliar dengan New SID 81, dan Juni per tanggal 27 Rp816 Miliar dengan New SID 69.

“Dari angka ini, jumlah investor terbanyak berasal dari Kota Palembang sebanyak 799, lalu Ogan Komering Ulu Selatan sebanyak 155 dan Lubuk Linggau sebanyak 54 SID.

Sedangkan untuk kabupaten dan kota lainnya masih di bawah 50, seperti Musi Banyuasin 9 SID, Banyuasin 23 SID dan lainnya.

(dni)

Sumber : Okezone