PT Rifanfinancindo – JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengungkapkan, sebanyak delapan perusahaan berniat melepas saham perdana atau melakukan initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. Delapan perusahaan tersebut telah melaporkan aksi korporasi ini ke pihak BEI.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat mengatakan, dari delapan perusahaan ini, satu perusahaan melakukan pencatatan ulang atau relisting.

“IPO enam, kemudian satu relisting, satu atau dua dalam waktu dekat mini expose,” ujarnya di Jakarta.

Dia mengatakan, perusahaan yang akan relisting ialah PT Indo Komoditi Kopora Tbk. “Sekarang masuk ke pengelolaan karet di Kalimantan dan itu belum dikeluarkan, kita akan review apakah memungkinkan relisting,” jelas dia.

Samsul menuturkan, satu perusahaan akan segera menghadap ke BEI. Dia bilang, satu perusahaan ini bergerak di bidang farmasi. Berdasarkan data BEI hingga 29 Agustus 2016, dana dari hasil IPO mencapai Rp4,33 triliun. Pada 2015, perolehan dana dari IPO mencapai Rp11,31 triliun.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio pernah bilang, pihaknya meminta pemerintah bisa mendorong BUMN go public dan memanfaatkan pendanaan lewat pasar modal ketimbang hanya mengandalkan dana atau permodalan dari negara lewat Penyertaan Modal Negara (PMN).

?BUMN harus cari pendaan di pasar modal karena tersedia cukup besar dan jauh lebih baik dibandingkan dengan bergantung terhadap PMN.? tuturnya.

(dni)

Sumber : Okezone