RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Batu bara makin memperlihatkan kemampuannya untuk bergerak menguat, setelah terjadi penurunan berkepanjangan pada perdagangan sebelumnya. Harga batu bara pada penutupan perdagangan Selasa atau Rabu pagi untuk kontrak Juli 2015 menguat 0,27% ke 56,45/metrik ton.

Bloomberg mengemukakan industri batu bara menghadapi depresi terburuk dalam beberapa dekade, di tengah persaingan yang ketat dari gas alam murah, penerapan standard emisi, dan melambatnya permintaan dari tiongkok yang menjadi konsumen terbesar di dunia dari batubara yang digunakan dalam pembuatan baja. ?Kita yakin ada masa depan untuk industri ini,? kata Nathan Littlewood, Analis Ekuitas Credit Suisse Group AG, seperti dikutip Bloomberg, Rabu.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/batu-bara-mulai-bisa-bernafas/