RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bank sentral Korea Selatan memangkas outlook pertumbuhan 2015 untuk ketiga kalinya di tahun ini, Jumat (10/7). Seiring lambannya negara dengan perekonomian terbesar keempat untk Asia tersebut.

Laporan dari Bank Sentral Korea Selatan (BoK) yang menurunkan proyeksi pertumbuhannya dari 3.1% menjadi 2.8%, dikarenakan lambannya ekspor dan konsumsi domestik yang lemah, yang kemudian diperburuk oleh wabah dari Mers.

Sebelumnya BoK telah memangkas proyeksi dari 3,9 persen untuk 3,4 persen pada bulan Januari dan turun lagi di April 3,1 persen. ?Ekspor yang lebih lemah dari yang diharapkan dan fallouts wabah MERS memiliki dampak negatif pada sentimen konsumen,? kata gubernur bank sentral Lee Ju-Yeol. Pertumbuhan ekonomi di kawasan ini sampai bulan Juni diletakkan di hanya 0,4 persen dan sudah terinfeksi virus MERS sebanyak 186 orang sejak kasus pertama dilaporkan pada tanggal 20 Mei di wabah terbesar di luar Arab Saudi.

Perusahaan bisnis lokal seperti pusat perbelanjaan, restoran dan bioskop dilaporkan penjualan turun tajam. ?Memandang ekonomi Korea, konsumsi telah menurun secara signifikan dan sentimen ekonomi telah memburuk,? seperti yang dilaporkan BOK.

Sementara dari Pemerintah minggu lalu sudah menggelontorkan 22 trilyun won ($19,8 milyar) untuk biaya paket stimulus, yang bertujuan untuk mendukung bisnis yang merosot oleh krisis MERS. Keputusan ini langsung direspon dengan membekukan patokan suku bunga di level 1,5 persen setelah dipangkas 0.25 basis poin di bulan lalu.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/bank-sentral-korea-pangkas-outlook-pertumbuhan/