RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emiten yang bergerak di bidang jasa pertambangan, PT ABM Investama Tbk (ABMM) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) USD 200 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun tahun ini. Dana ini akan digunakan untuk membiayai investasi pembangkit tenaga listrik dan kontraktor tambang.

Dalam penjelasan resmi, ?manajemen perseroan menyatakan, perseroan akan mempercepat pembangunan proyek-proyek pembangkit listrik independen (independent power plant/IPP) jangka panjang. Perseroan juga terus menjajaki pertumbuhan anorganik dengan membuka peluang akuisisi.? Di sektor kontraktor tambang, perseroan akan mendiversifikasi ke pertambangan nonbatubara serta peluang pasar di bisnis nonpertambangan. Kami juga berencana untuk memperluas pasar tambang batubara, melanjutkan diversifikasi basis pelanggan di sektor hilir, serta eksplorasi peluang bisnis logistik yang potensial.

Selain itu, strategi ini diharapkan menopang pertumbuhan kinerja perseroan tahun ini. Ditargetkan pertumbuhan pendapatan berkisar 10 ? 15% dibandingkan realisasi tahun lalu. Peningkatan pendapatan diharapkan ditopang kenaikan harga batu bara termal dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).? Perseroan menargetkan penjualan batubara anak usaha, PT Tunas Inti Abadi (TIA), sebanyak 5,5 juta ton batubara tahun ini.

Di sisi lain, ?PT Mifa Bersaudara (MDB) diproyeksikan mencapai 1 ? 3 juta ton batubara. Hingga kuartal I2015, perseroan membukukan penurunan pendapatan dari USD 172,57 juta menjadi USD 163,06 juta. Perseroan juga mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi USD 1 juta, dibandingkan laba periode berjalan tahun lalu USD 5,88 juta.

Disampaikan juga, PT ABM Investama Tbk (ABMM) melalui anak perusahaannya PT Cipta Kridatama (CK), kembali meraih kontrak baru jasa pertambangan batubara sekitar USD 58,8 juta dari PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP), salah satu perusahaan Grup Baramulti. Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan pada 6 Mei 2015.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/bangun-pembangkit-listrik-abm-investama-investasikan-usd-200-juta/