TEMPO.CO,?Jakarta?? Perekonomian dunia diperkirakan tumbuh sebesar 2,9 persen pada 2016 dan 3,2 persen pada 2017. Hal ini diungkapkan dalam sebuah laporan PBB, Kamis, 10 Desember 2015, yang mengaitkan pertumbuhan moderat dengan sejumlah masalah yang berulang dan struktural.

Dalam laporan Situasi Ekonomi Dunia dan Prospek 2016, bab pertama, disebutkan bahwa ekonomi dunia tersandung pada 2015 dan pertumbuhan global tahun ini diperkirakan 2,4 persen.

Menurut laporan tersebut, di tengah harga komoditas yang lebih rendah, arus keluar modal besar, dan volatilitas pasar keuangan meningkat, pertumbuhan di negara-negara berkembang dan transisi telah melambat ke laju terlemah sejak krisis keuangan global. Pertumbuhan investasi stagnan dan peningkatan keterputusan antara kegiatan keuangan dan sektor riil juga menghambat perekonomian dunia dari pertumbuhan.

“Upaya kebijakan lebih kuat dan lebih terkoordinasi diperlukan untuk menjamin pertumbuhan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan, yang akan menjadi penentu utama mencapai target Pembangunan Berkelanjutan 2030,” kata Lenni Montiel, asisten Sekretaris Jenderal Departemen Ekonomi dan Sosial PBB.

Di dalam laporan itu disebutkan pertumbuhan di negara maju akan mendapatkan beberapa momentum pada 2016, sementara pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang dan dalam transisi diperkirakan keluar dari posisi terbawahnya serta secara bertahap pulih. “Negara-negara berkembang diperkirakan akan tumbuh masing-masing sebesar 4,3 persen dan 4,8 persen pada 2016 dan 2017,” ujar Montiel.

Laporan lengkap akan tersedia pada Januari 2016. Demikian laporan Xinhua.

ANTARA

Sumber : http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/12/11/090726917/bagaimana-kondisi-ekonomi-dunia-tahun-depan-ini-prediksinya