Monexnews – Kendati berhasil rebound terhadap Greenback pada hari Senin, Dollar Australia hampir dipastikan akan membukukan penurunan tahunan terbesar sejak tahun 2008 seiring tanda-tanda pemulihan ekonomi AS memacu spekulasi tapering stimulus Federal Reserve lebih lanjut. Kenaikan Aussie juga masih terbatas menjelang rilis data manufaktur China, mitra dagang terbesar Australia. PMI China, yang akan dirilis pada 1 Januari besok, diperkirakan akan menunjukkan perlambatan menjadi 51,2 pada bulan ini dari 51,4 pada bulan November.

“Pengurangan stimulus Fed masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi Aussie,” kata Janu Chan, ekonom St. George Bank Ltd. di Sydney. “Dengan Fed yang berpotensi melanjutkan langkah kebijakan itu pada tahun depan, kami memperkirakan Aussie masih akan berada di bawah tekanan sepanjang tahun depan.” (vid)

sumber 😕Monexnews?