JAKARTA – Menteri Enrgi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, menuturkan dengan adanya rencana revisi harga minyak / Indonesia Crude Price (ICP) USD50 per barel menjadi USD40 barel maka kontribusi Minyak dan Gas (Migas) terhadap penerimaan negara berkurang 20 persen.

“Itung aja kontribusi Migas dari USD50 per barel menjadi USD40 per barel artinya kehilangan 20 persen. Kalau direvisi jadi USD30 per barel ya hitung aja,”jelas Sudirman di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Sudirman mengatakan, usai ada pertemuan yang disepakati freeze produksi antara Arab Saudi, Rusia dan negara-negara Amerika Latin, seharusnya ada dampak terjadpa harga minyak dunia.

“Perkiraan saya dengan kondisi yang sekarang harga antara USD30-40 per barel, “ujar Sudirman.

Sudirman mengatakan perkiraan harga tersebut belum pasti diputuskan. Masalah keputusan, akan dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Perhitungan berapa harga rata-rata minyak 2016 akan Kemenkeu dengan kalkulasi, kurs, beban impor, dan lainya.

“Jadi biarkan Menteri Keuangan yang hitung dan kita (Kementerian ESDM) akan sampaikan apa saja yang bisa yang mempengaruhi harga rata-rata minyak nantinya,” paparnya.

(rzy)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/24/320/1320061/asumsi-harga-minyak-direvisi-usd40-kontribusi-migas-berkurang-20