PT Rifanfinancindo – SURABAYA – Perkembangan properti di Indonesia membuat banyak permintaan keramik. Pemberlakuan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) membuat industri keramik tanah air diminati pasar luar negeri.

Lamina Granite misalnya, keramik dengan corak persis seperti batu alam ini tak perlu dilakukan perawatan. Meskipun sudah lama, permukaan keramik tak perlu dibersihkan atau dipoles. Berat keramik yang ringan juga menjadi nilai tambah serta hemat dalam konstruksi bangunan. (Baca juga: Keramik Indonesia Kuasai Pasar Asia)

?Lamina Granite juga cocok dipergunakan di empat musim. Makanya, banyak negara di luar negeri yang tertarik untuk membelinya,? jelas Chief Marketing Officer PT Surya Multi Cemerlang Sucin Rahayu.

Sedikitnya produsen di dunia membuat Lamina Granite terus mengalami permintaan yang tinggi. Hunian premium, apartemen, hotel, restoran, serta perkantoran menjadi pangsa pasar Lamina Granite. (Baca juga: Permintaan Turun, Picu Lesunya Industri Keramik Indonesia)

Pemberlakuan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) membuat Lamina Granite cepat menguasai pasar Asia. ?Apalagi pesaing yang ada lokasinya jauh. Ada Spanyol, Italia, dan Turki yang harus menempuh perjalanan panjang untuk mengirim barang. Jadi, harga kami lebih kompetitif untuk bersaing,? tegasnya.

Permintaan di dalam negeri juga tak kalah banyaknya. Beberapa pengembang juga menyediakan produk premium yang memilih kualitas barang yang bagus. ?Harapan kami, nantinya bisa 50-50. Artinya, untuk ekspor 50 persen dan untuk memenuhi pasokan dalam negeri 50 persen,? ujar.

(rzk)

Sumber : Okezone