NEW YORK – Wall Street rebound lebih dari 1 persen, didorong oleh lonjakan harga minyak dan laporan kuartalan yang kuat dari beberapa emiten seperti 3M, Johnson & Johnson dan Procter & Gamble.

Semua sektor di indeks S&P kompak menguat, dipimpin oleh kenaikan 3,78 persen di SPNY sektor energi. Harga minyak mentah ditutup naik 3,7 persen di tengah harapan bahwa OPEC dan produsen non-OPEC akan mengatasi kelebihan pasokan yang terlalu besar.

Dengan minyak di level terendah 12 tahunan dan mengancam produsen mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk eksplorasi. Investor mulai masuk kembali, setelah indeks S&P turun 7 persen dari akhir 2015.

“Saat ini pasar tengah mengalami skizofrenia. Kadang mendapatkan gain besar, kadang mengalami penurunan tajam. Tidak ada yang arah yang jelas. Kami butuh stabilitas harga minyak untuk menenangkan pasar agar menjadi stabil,” kata kepala investasi Solaris Group, Tim Ghriskey, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (28/1/2016).

Dow Jones Industrial Average berakhir naik 1,78 persen ke 16.167, indeks S&P 500 naik 1,41 persen menjadi 1.903,63, dan Nasdaq Composite menguat 1,09 persen menjadi 4.567.

Sekira 7,9 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir 8,2 miliar.

(mrt)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/27/278/1298030/alami-skizofrenia-wall-street-naik-1-7