PT Rifan Financindo – Palembang – Polisi menemukan ribuan tabung gas LPG tiga kilogram tak tepat sasaran karena bukan dipergunakan warga miskin. Pelanggaran banyak dilakukan oleh pelaku usaha kelas menengah ke atas seperti hotel hingga rumah makan besar.

“Ditemukan 425 pelanggaran yang dilakukan oleh delapan hotel, tiga laundry, satu kafe, 52 peternakan, 355 rumah makan, satu rumah tangga, dan lima toko roti. Selama pelaksanaan pemantauan dan pengecekan ditemukan 4.046 tabung LPG 3 kilogram,” Dirreskrimsus Polda Jateng, Kompes Pol Lukas Akbar, Senin (8/1/2018).

Dia mengatakan, pemantauan dan pengecekan dilaksanakan di wilayah hukum Polda Jateng oleh Satgas Pangan Polda dan Polres. Sasarannya razia tersebut adalah usaha nonmikro seperti rumah makan, peternakan, dan laundry.

Selain itu, juga usaha non mikro yang memiliki modal usaha di atas Rp50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan. Pada pelaksanaan selama satu pekan (tujuh hari) telah dilakukan pemantauan dan pengecekan terhadap 1.173 usaha nonmikro.

“Ditemukan pelanggaran penggunaan LPG 3 kilogram yaitu dengan modus usaha nonmikro menggunakan tabung LPG 3 kilogram sebagai bahan bakar yang seharusnya LPG tersebut digunakan oleh rakyat miskin. Usaha mikro tidak boleh menggunakan tabung LPG 3 kilogram yang seharusnya menggunakan tabung nonsubsidi,” jelasnya.

(rzy)

Sumber : Okezone

PT Rifan Financindo

“Ditemukan pelanggaran penggunaan LPG 3 kilogram yaitu dengan modus usaha nonmikro menggunakan tabung LPG 3 kilogram sebagai bahan bakar yang seharusnya LPG tersebut digunakan oleh rakyat miskin. Usaha mikro tidak boleh menggunakan tabung LPG 3 kilogram yang seharusnya menggunakan tabung nonsubsidi,” jelasnya.