Turun, Harga Emas Antam Kini di Posisi Rp 541.000/Gram

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pada perdagangan hari ini, ?Rabu (18/3) ?harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun dibandingkan perdagangan kemarin. Harga pembelian kembali (buyback) juga ikut melemah. ?Berdasarkan ?situs resmi Logam Mulia Antam harga emas Antam tercatat Rp 541.000/gram. Turun dibandingkan sehari sebelumnya yaitu Rp 542.000/gram.? Sementara harga?buyback?turun dari Rp 487.000/gram menjadi Rp 484.000/gram.

Adapun ?daftar harga emas Antam hari ini:? 500 gram Rp 250.800.000, 250 gram Rp 125.500.000, 100 gram Rp 50.250.000, 50 gram Rp 25.150.000, 25 gram Rp 12.600.000, 10 gram Rp 5.070.000,? 5 gram Rp 2.560.000, dan ?1 gram Rp 541.000. ?Di sisi lain, harga emas spot di akhir perdagangan Selasa dini hari lalu terpantau mengalami penutupan yang kembali melemah (18/3). Harga logam kuning melambat?ke level terendah dalam empat bulan belakangan pada perdagangan malam tadi karena para investor bersikap hati-hati jelang pertemuan Fed yang diharapkan akan memberikan sinyal lanjutan untuk kenaikan suku bunga acuan.

Sentimen terhadap harga emas saat ini masih bearish. Para pelaku pasar memperkirakan bahwa bank sentral AS akan mulai menaikkan suku bunga acuan pada bulan Juni mendatang. Harga emas diperkirakan akan makin terpuruk setelah keluarnya sinyal peningkatan suku bunga Fed tersebut. Bahkan pelemahan dollar yang malam tadi terjadi juga gagal untuk mengangkat sentimen di pasar emas.

Tercatat harga emas spot pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup pada posisi 1149,30 dollar per troy ons. Harga emas spot tersebut melemah sebesar 5,20 dollar atau 0,45 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 1154,50 dollar per troy ons. Harga sempat tergelincir ke level 1142,60 dollar per troy ons yang merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 7 November 2014 lalu.? Harga emas berjangka Comex pada penutupan perdagangan dini hari tadi juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga emas berjangka untuk kontrak April mengalami pelemahan sebesar 5 dollar dan ditutup pada posisi 1148,20 dollar per troy ons.

Diperkirakan ?pergerakan harga emas spot LLG? hari ini akan kembali mengalami penurunan. Harga emas masih menantikan arahan dari hasil pertemuan para petinggi Fed tanggal 17 ? 18 Maret. Jika Fed memutuskan waktu kenaikan suku bunga pada bulan Juni harga emas berpotensi untuk makin melempem.? Pada perdagangan hari har ini harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1150 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1155 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan melemah lanjutan harga akan mengetes level support pada posisi 1140 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi 1135 dollar.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/turun-harga-emas-antam-kini-di-posisi-rp-541-000gram/

Di Sesi Pagi, Harga Emas Bergerak di Area Hijau

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pergerakan bursa komoditas logam berjangka di hari Jumat(13/3), harga emas dan perak terpantau bergerak naik dengan diperdagangkan lebih tinggi dengan mencoba lanjutkan kenaikan setelah berhasil ditutup menguat pagi ini.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengirman April telah diperdagangkan lebih tinggi 0.41% di level $1.156.60 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pagi ini terlihat bergerak dengan menyentuh level $1.151.30 untuk sesi terendah harian dan level $1.157.70 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak pengiriman Mei pada pagi hari ini terlihat alami kenaikan, dengan diperdagangkan lebih tinggi 0.63% di level $15.613 per troy ounce yang mana terpantau bergerak menyentuh level $15.537 untuk sesi terendah harian dan level $15.633 untuk sesi tertinggi harian.

Di sesi sebelumnya, harga emas terlihat mampu bertahan untuk ditutup menguat $1.30, atau 0.1% di level $1.151.90 per troy ounce, ketika sempat alami pelemahan tajam ditengah membaiknya kondisi pasar tenaga kerja di wilayah AS.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa angka klaim pengangguran di wilayah Amerika telah alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 289.000 pada pekan yang berakhir 7 Maret.

Meski demikian, penurunan harga emas masih dibatasi akibat melemahnya aktifitas penjualan ritel di wilayah Amerika. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Biro Sensus telah mengatakan bahwa penjualan ritel di wilayah AS tengah alami penurunan sebesar 0.6% Februari.

Sementara itu masih di wilayah Amerika, pasar tengah menanti dirilisnya laporan sentimen konsumen di wilayah AS yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 21.00 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa sentimen konsumen AS akan alami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 95.6 di bulan Maret.

Sejalan dengan meningkatnya sentimen konsumen Amerika, maka potensi melemah yang dialami oleh harga emas semakin besar dan akan mendorong menguatnya dollar AS, mengingat pergerakan keduanya cenderung berlawanan. Namun sebaliknya, jika hasil sentimen konsumen AS alami penurunan maka peluang menguatnya harga emas dapat terjadi.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/di-sesi-pagi-harga-emas-bergerak-di-area-hijau/

Harga Emas dan Perak Rebound di Sesi Pagi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas logam berjangka di hari Senin(9/3), harga emas dan perak terlihat mengalami rebound dengan diperdagangkan lebih tinggi setelah alami penurunan tajam pada pekan lalu ketika pertumbuhan lapangan pekerjaan Amerika telah tumbuh lampaui perkiraan dan meluasnya surplus neraca perdagangan di wilayah Tiongkok.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman April telah diperdagangkan lebih tinggi 0.51% di level $1.170.10 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas hari ini terlihat bergerak menyentuh level 1.166.70 untuk sesi terendah harian dan level $1.171.00 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan pada perak berjangka pengiriman Mei telah diperdagangkan lebih tinggi 0.28% di level $15.852 per troy ounce dengan bergerak menyentuh level $15.820 untuk sesi terendah harian dan level $15.938 untuk sesi tertinggi harian.

Penurunan tajam yang dialami oleh logam berjangka pada pekan lalu telah dipicu atas menguatnya pertumbuhan lapangan pekerjaan di wilayah Amerika, sehingga hal ini mendorong kenaikan dollar AS untuk mengalami rally mengingat pergerakan harga emas cenderung berlawan terhadap greenback.

Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja telah menyatakan bahwa Nonfarm Payrolls AS mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 295.000 di bulan Februari, yang mana seketika hasil tersebut telah menekan harga emas ke level terendah sejak Desember 2013.

Di wilayah Asia, sebuah laporan resmi yang dirilis oleh CGAC telah menyatakan bahwa surplus neraca perdagangan Tiongkok telah meluas, yang disesuaikan secara musiman menjadi 60.6B di bulan Februari, dengan sektor ekspor Tiongkok tengah alami kenaikan mencapai 48.3%.

Sementara itu, pada pergerakan harga tembaga pengiriman Mei juga terlihat alami kenaikan sebesar 0.08% di level $2.610, setelah membukukan penurunan sebesar 3.08% dalam sepakan.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-dan-perak-rebound-di-sesi-pagi/

Pasca HSBC PMI Tiongkok, Logam Mulia Merosot

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Emas langsung merosot pasca indeks manufaktur Tiongkok yang membaik, Jumat (23/1). Pada sesi sebelumnya logam mulia berbentuk emas ini di berada di level $1.300.

Di Comex New York Merchantile Exchange, emas untuk pengiriman Februari turun -0.06% ke level $1.299.90, pada level intradaynya logam mulia ini di level support $1.298.30 dan di level resisten $1.302.50.

Menurut data Markit, bahwa indeks HSBC Flash Manufacturing PMI Tiongkok telah naik 48.8 dari 48.6 di bulan Desember. Pasar telah memperkirakan indeks HSBC Flash Manufacturing PMI Tiongkok untuk naik menjadi 49.5.

SPDR Trust emas, melihat arus keluar dari 0,24 persen menjadi 740.45 ton, di antara logam berharga lainnya, spot perak turun 1,6 persen di $18,40 per ons. Paladium adalah naik 1,1 persen di $772 per ounce, sedangkan platinum naik 0,9 persen menjadi $1,279.50 per ons.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pasca-hsbc-pmi-tiongkok-logam-mulia-merosot/

Meski Harga Emas Turun Namun Masih Dekat Level Tinggi 4 Bulan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Jumat(16/1), harga emas dan perak terpantau alami penurunan dengan diperdagangkan lebih rendah meski tetap terdukung untuk berada dekat dengan level tinggi 4 bulan.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih rendah 0.25% di level $1.261.70 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pada pagi hari ini terpantau menyentuh level $1.259.40 untuk sesi terendah harian dan level $1.264.00 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret juga terlihat alami penurunan dengan diperdagangkan lebih rendah 0.40% di level $17.033 per troy ounce dengan terpantau bergerak menyentuh level $16.908 untuk sesi terendah harian dan level $17.053 untuk sesi tertinggi harian.

Beragam hasil laporan ekonomi AS tadi malam yang memperlihatkan bahwa terjadinya penurunan pada beberapa sektor seperti pasar tenaga kerja dan manufaktur telah mendorong harga emas mengalami rally kuat mendekati level tinggi 4 bulan.

Kenaikan pada harga emas tadi malam telah diawali oleh melemahnya kondisi pasar tenaga kerja AS berdasarkan laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS yang menyatakan bahwa angka klaim pengangguran mengalami kenaikan sebanyak 19.000, yang disesuaikan secara musiman menjadi 316.000 pada pekan yang berakhir 10 Januari.

Dukungan lain yang juga memberikan harga emas alami rally pada Kamis malam kemarin telah datang dari sebuah laporan resmi Federal Reserve wilayah Philadelphia yang menyatakan bahwa index manufaktur Philadelphia alami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 6.3 di bulan Desember.

Sementara itu, penundaan kenaikan suku bunga oleh The Fed terlihat mendukung harga emas mengalami bullish saat ini, ketika hal ini telah menurunkan relatif biaya bagi pemilik logam mulia.

Faktor lain yang juga mendorong rally yang dialami emas juga terlihat setelah Swiss National Bank mengumumkan bahwa mereka menolak untuk melanjutkan minimal nilai tukar terhadap euro sebesar 1.20 per euro, dan dilanjutkan dengan pemangkasan tingkat suku bunga ke wilayah negatif.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/meski-harga-emas-turun-namun-masih-dekat-level-tinggi-4-bulan/

Harga Emas dan Perak Tertekan di Sesi Pagi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas logam mulia hari Rabu(7/1), harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah ketika pasar tengah menanti hasil laporan pertemuan kebijakan Bank Sentral AS dini hari nanti dan perkembangan di wilayah Yunani.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Februari telah diperdagangkan lebih rendah 0.10% di level $1.218.20 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas pagi ini, terpantau menyentuh level $1.215.30 untuk sesi terendah harian dan level $1.219.40 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Maret telah diperdagangkan lebih rendah 0.72% di level $16.517 per troy ounce, dengan terpantau menyentuh level $16.432 untuk sesi terendah harian dan level $16.565 untuk sesi tertinggi harian.

Di sesi sebelumnya, pergerakan harga emas berjangka telah alami kenaikan ketika permintaan safe-haven telah terjadi di kalangan para pelaku pasar ditengah kekhawatiran bahwa Yunani akan melepas dari dari zona euro.

Perhatian para pelaku pasar hari ini juga tengah tertuju kepada sebuah laporan ADP Nonfarm yang dilanjutkan dengan laporan hasil pertemuan kebijakan The Fed yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 02.00 waktu Jakarta. Survei ekonom telah memperkirakan bahwa ADP Nonfarm AS akan mengalami kenaikan sebanyak 227.000 di bulan Desember.

Seiring dengan perkiraan ekonom yang memperlihatkan bahwa akan terjadinya peningkatan hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tersebut, hal ini merupakan sebuah ancaman bagi harga emas dan perak lanjutkan pelemahannya saat ini. Akan tetapi, apabila hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS tumbuh melambat, maka ini merupakan sebuah kesempatan bagi harga emas alami kenaikan.

Sementara itu, jika hasil pertemuan kebijakan The Fed nantinya bersifat ?hawkish? maka ini merupakan ancaman lain yang akan mendorong harga emas dan perak alami penurunan, begitu juga untuk sebaliknya, apabila hasil pertemuan kebijakan The Fed bersifat ?dovish? maka ini merupakan peluang bagi harga emas untuk rebound dengan bergerak ke atas.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-dan-perak-tertekan-di-sesi-pagi/

Harga Emas dan Perak Naik di Sesi Pagi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Jumat(21/11), harga emas dan perak mengalami kenaikan dengan diperdagangkan lebih tinggi ketika pasar masih melihat dukungan permintaan pada fisik emas jelang libur akhir tahun.

Selama berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.18% di level $1.193.00 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange. Pergerakan harga emas hari ini terpantau menyentuh level $1.191.30 untuk sesi terendah harian dan level $1.194.40 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangkan pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.35% di level $16.193 per troy ounce, dengan menyentuh level $16.188 untuk sesi terendah harian dan level $16.252 untuk sesi tertinggi harian.

Di sesi sebelumnya, harga emas sempat terpantau mendapat dukungan untuk bergerak ke atas setelah dirilisnya laporan pasar tenaga kerja AS sehingga melemahkan dolar AS, mengingat pergerakan emas cenderung berlawan terhadap greenback.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa angka klaim pengangguran telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 291.000.

Meski demikian, kenaikan yang dialami oleh emas berjangka telah dibatasi oleh laporan aktifitas manufaktur Philadelphia yang mengalami lonjakan kenaikan dengan melampaui perkiraan pasar. Federal Reserve wilayah Philadelphia menyatakan bahwa PMI Manufaktur telah alami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 40.8 di bulan November.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-dan-perak-naik-di-sesi-pagi/

Harga Emas Turun Lagi, Berharap Tertahan Permintaan Naik

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Berbagai data ekonomi terkini AS menunjukkan kondisi ekonomi yang semakin membaik, sehingga menurunkan daya tarik emas sebagai pilihan investasi. Jatuhnya harga emas dalam dua bulan ini banyak disebabkan oleh sinyalemen The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam delapan tahun terakhir ini. Berbagai dampak melemahnya pertumbuhan ekonomi global, terlihat tidak banyak berpengaruh terhadap ekonomi nasional AS, sebagaimana dinyatakan dalam hasil pertemuan rutin Bank Sentral AS tersebut di bulan Oktober kemarin.

Kondisi ekonomi AS yang membaik, semakin meningkatkan kepercayaan diri pelaku pasar. Dolar AS menguat hingga ke posisi terkuatnya dalam lima tahun etrakhir ini atas mata uang besar lainnya. Akibatnya harga komoditi semakin terpukul, tak terkecuali harga minyak mentah dan emas. Masa depan yang lebih menjanjikan bagi kenaikan suku bunga AS semakin memudarkan emas bagi para pelaku pasar.

Berbagai ekspektasi mengemuka atas rencana kenaikan suku bunga AS, hanya sebagian kecil yang melihat dukungan bagi kenaikan harga emas saat ini berasal dari permintaan emas menjelang libur akhir tahun. Dalam jangka panjang, semua pihak menyadari tren pasar menurun. Banyak pihak yang lebih suka menempatkan posisi jual saat ini.

Data ekonomi AS terkini menunjukkan biaya hidup di AS hanya berubah sedikit dibulan Oktober, sementara klaim pengangguran terus menurun sebesar 2 ribu dalam sepekan hingga 15 November kemarin.

Swiss akhirnya menjadi salah satu negara pengekspor Emas pada bulan Oktober untuk pertama kalinya di tahun ini. Total ekspor mereka mencapai puncak dibulan Februari kemarin, demikian data terkini dari pemerintah Swiss. Umumnya, emas-emas dari Swedia ini diekspor ke India, Hong Kong dan Cina. Permintaan emas batangan, koin dan perhiasan mengalami peningkatan di bulan ini setelah harga emas terpuruk ke kisaran terendah dalam empat tahun terakhir ini. Dalam jajak pendapat kemarin, para pemilih di Swiss menolak rencana yang menyatakan bank sentral akan memiliki sekurang-kurangnya 20 persen asetnya dalam bentuk logam mulia.

Dalam sejarahnya, harga emas naik sebesar 70 persen sejak 2008 hingga Juni 2011, setelah The Fed mengeluarkan kebijakan untuk membeli obligasi dan menurunkan suku bunga mendekati nol persen guna mendorong ekonomi nasional. Akibatnya, harga emas mengalami dorongan yang kuat oleh aksi beli.

Tahun ini, emas telah jatuh 0.9 persen. Emas di 2013 terjungkal 28 persen, mengakhiri tren kenaikan panjangnya dalam 12 tahun. Jika tahun ini berakhir turun, ? nampaknya akan begitu, maka akan menjadi penurunan yang paling panjang sejak 1998.

Saat ini ongkos penambangan emas lebih mahal daripada harga emas itu sendiri, hal ini berpotensi menimbulkan kerugian di tahun buku yang akan datang. Alhasil berbagai kalangan industri penambangan emas baik yang kecil atau besar, sedang tiarap semua.

Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Desember menruun 0.3 persen ke harga $1,190.90 per ons. Sehari sebelumnya, emas jatuh 0.3 persen juga. Sementara itu, perdagangan emas dalam bentuk ETP, mengalami penurunan tajam ke posisi terendah dalam lima tahun ini.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/harga-emas-turun-lagi-berharap-tertahan-permintaan-naik/

Pagi Ini, Harga Logam Alami Kenaikan

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perdagangan bursa komoditas logam mulia di hari Senin(17/11), harga emas dan perak terpantau mengalami kenaikan dalam mengawali perdagangan minggu?ini, ketika tanda-tanda ekonomi AS terus melanjutkan pemulihan yang kuat.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangakn lebih tinggi 0.27% di level $1.188.80 per troy ounce di divisi Comex, New York Mercantile Exchange, dimana harga emas terpantau menyentuh level $1.181.50 per troy ounce untuk sesi terendah harian dan level $1.193.60 untuk sesi tertinggi harian.

Sedangkan untuk perak berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih tinggi 0.14% di level $16.337 per troy ounce, dengan menyentuh level $16.218 untuk sesi terendah harian dan level $16.453 untuk sesi tertinggi harian.

Pada pekan lalu, emas berjangka telah ditutup naik $24.10, atau 2.1% di level $1.185.60 per troy unce, yang merupakan level tertinggi sejak 30 Oktober, akan tetapi walaupun?telah berhasil ditutup lebih tinggi namun harga emas masih mencatat penurunan mingguan sebesar 0.4%.

Sementara itu pergerakan yang optimis yang dialami oleh harga emas hari Jumat lalu masih terbilang cukup rentan dalam beberapa waktu dekat ini, mengingat adanya indikasi bahwa penguatan pemulihan ekonomi AS akan mendorong Federal Reserve untuk segera mulai menaikkan suku bunga lebih cepat dan tentunya lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Tanda-tanda penguatan ekonomi AS telah diperlihatkan dari sebuah laporan Biro Sensus AS pada hari Jumat lalu yang berisikan bahwa penjualan ritel di wilayah ini telah mengalami kenaikan sebesar 0.3% di bulan Oktober. Laporan terpisah lainnya yang turut dirilis pada hari Jumat lalu telah dirilis oleh University of Michigan yang menyatakan bahwa sentimen konsumen juga mengalami kenaikan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 89.4 di bulan November.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/pagi-ini-harga-logam-alami-kenaikan/

Emas Perkasa Pasca Data Klaim Pengangguran AS

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? Harga emas naik ke tingkat tertinggi pasca data klaim pengangguran AS di pekan lalu naik sampai enam minggu.

Pada divisi Comex New York Mercantile Exchange, emas berjangka untuk pengiriman naik ke level $1,167.30 troy ons, sebelum pemangkasan keuntungan untuk perdagangan di level $1,162.70 naik $3,60 atau 0,31%. Emas berjangka di level suport di level $1,130.45 rendah dan resistance di level $1,177.50, tinggi.

Departemen tenaga kerja AS mengatakan jumlah individu yang menganggur meningkat 12.000 minggu lalu ke 290,000. Analis mengharapkan klaim pengangguran meningkat 4.000 untuk 282,000 minggu lalu. Melanjutkan klaim pengangguran dari 1 November meningkat menjadi 2.392 juta ke 2.356 juta pada minggu sebelumnya. Pasar memperkirakan sebesar 2.320 juta.

Ditambahkan di Comex, perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 6,5 sen, atau 0,42%, di perdagangkan di level $15.68 troy ons. Harga jatuh ke $15.04 per ons pada 7 November, tingkat yang paling lemah sejak Februari 2010.

Di tempat lain pada perdagangan tembaga untuk pengiriman Desember naik 0.1 sen atau 0.02%, diperdagangkan di level $3.026 pon, setelah data pabrik output Tiongkok tumbuh kurang dari yang diharapkan pada bulan Oktober, menambah tekanan kepada pembuat kebijakan untuk memperkenalkan langkah-langkah stimulus berbasis luas.

Data yang dirilis sebelumnya menunjukkan bahwa produksi industri di Tiongkok naik pada tingkat tahunan sebesar 7,7% pada bulan Oktober, Investasi Aktiva tetap, yang melacak kegiatan pembangunan, naik 15,9% pada periode Januari-Oktober.

SUMBER : http://financeroll.co.id/news/emas-perkasa-pasca-data-klaim-pengangguran-as/