Mau Berburu Emas? ‘Ramalan’ Harga Terbaru Ada di Sini Lho…

Petugas menunjukkan emas batangan di sebuah gerai emas di Pegadaian, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Batangan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Rifan Financindo – Harga emas dunia bergerak turun pada perdagangan pagi hari ini. Koreksi terjadi setelah harga sang logam mulia naik dalam dua hari perdagangan beruntun,

Pada Kamis (14/10/2021) pukul 06:59 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.791,56/troy ons. Turun 0,06% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Kemarin, harga emas berhasil membukukan kenaikan 1,86%, kenaikan harga harian tertinggi sejak 9 Maret 2021. Hari sebelumnya, harga naik 0,35%. Jadi selama dua hari tersebut harga emas melesat 2,21%.

Tidak heran investor tergiur, jarang emas memberikan potensi cuan sebesar itu. Tergiur dengan iming-iming untung besar, kontrak emas pun mengalami tekanan jual sehingga harga terkoreksi.

Cek Dulu ‘Ramalan’ Harga Emas Hari Ini

Untuk perdagangan hari ini, sepertinya harga emas akan terus bergerak turun. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan target harga emas hari ini ada di US$ 1.783/troy ons. Namun harga emas akan mencoba menguji level resistance di US$ 1.795-1.814/troy ons.

Sementara riset ICDX memperkirakan harga emas masih akan bergerak di atas titik support US$ 1.755/troy ons. Support terjauh berada di rentang US$ 1.745-1.730/troy ons.

“Sementara titik resistance terjauh berada di US$ 1.805/troy ons,” tulis riset ICDX.

emas
Sumber: ICDX

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia

Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Semarak Akhir Pekan, Nikkei-Hang Seng-Shanghai Melesat!

People walk past an electronic stock board showing Japan's Nikkei 225 index at a securities firm in Tokyo Wednesday, Dec. 11, 2019. Asian stock markets have risen following a report President Donald Trump plans to delay a tariff hike on Chinese goods. (AP Photo/Eugene Hoshiko) - Rifan Financindo
Foto: Bursa Jepang (Nikkei). (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Rifan Financindo – Bursa Asia kembali dibuka positif pada perdagangan Jumat (8/10/2021), di mana pasar saham China pada hari ini kembali dibuka setelah selama empat hari terakhir tidak dibuka karena adanya libur nasional.

Indeks Nikkei Jepang dibuka terbang 1,27%, Hang Seng Hong Kong melonjak 1,18%, Shanghai Composite China melesat 1,1% Straits Times Singapura menguat 0,13%, dan KOSPI Korea Selatan terapresiasi 0,62%.

Investor akan memantau pergerakan pasar saham China yang pada hari ini kembali dibuka setelah selama empat hari terakhir tidak dibuka karena adanya libur nasional.

Investor juga akan memantau pergerakan saham properti di China, setelah beberapa perusahaan pengembang properti China mulai dilanda krisis likuiditas seperti yang terjadi di Evergrande sebelumnya.

Di lain sisi, China juga akan merilis data aktivitas jasa pada periode September 2021. Data aktivitas jasa yang tercermin pada Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Manager’s Index/PMI) versi Caixin/Markit akan dirilis pada pukul 09:45 waktu setempat atau pukul 08:45 WIB.

Sementara itu, pergerakan bursa Asia pada pagi hari ini kembali cenderung mengikuti pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street yang kembali mencatatkan kinerja positifnya pada perdagangan Kamis (7/10/2021) waktu AS,

Menguatnya kembali Wall Street disebabkan karena investor merespons positif dari sikap Kongres AS yang semakin kooperatif untuk menaikkan batas utang AS dalam jangka pendek.

Indeks Dow Jones Industrial (DJI) melesat 0,98% ke level 34.754,94, S&P 500 menguat 0,83% ke 4.399,76, dan Nasdaq Composite melonjak 1,05% ke posisi 14.654,02.

Pimpinan Minoritas Senat, Mitch McConnell menawarkan penundaan jangka pendek batasan utang pemerintah AS untuk menghindari gagal bayar (default) dan krisis ekonomi, yang menurut ekonom bisa memiliki efek buruk.

“Kesepakatan sementara seharusnya bisa membantu mengurangi persoalan batas utang terkait volatilitas pasar dalam beberapa pekan ke depan karena perhatian beralih pada bulan Desember,” tutur Mark Haefele, Direktur Investasi UBS, seperti dikutip CNBC International.

Selain merespons positif terkait plafon utang AS, investor juga merespons positif dari data klaim tunjangan pengangguran pada pekan lalu yang terpantau makin membaik.

Klaim tunjangan pengangguran pekan lalu tercatat sebesar 326.000, atau lebih baik dari proyeksi ekonom dalam polling Dow Jones yang memperkirakan angka 345.000. klaim pekan sebelumnya tercatat mencapai 362.000 klaim.

Oktober dikenal sebagai bulan penuh volatilitas di AS. Hal ini terjadi sepanjang pekan ini, meski Goldman Sachs melaporkan bahwa ekonomi semakin membaik. Pasar bakal mengantisipasi rilis kinerja keuangan perusahaan pada kuartal III-2021 yang akan dimulai pada pekan depan.

TIM RISET CNBC INDONESIA (chd/chd)

Sumber : CNBC Indonesia

Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Awas, Emas! Topan Badai Belum Berlalu…

emas - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Batangan (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Rifan Financindo – Harga emas dunia turun pada perdagangan kemarin. Ke depan, ‘topan badai’ bakal menerpa sang logam mulia.

Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 1.726,23/troy ons. Turun 0,43% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Tren bearish masih menghinggapi harga emas. Sejak akhir 2020 (year-to-date), harga komoditas ini anjlok 8,98% secara point-to-point.

 Tantangan besar yang bakal dihadapi emas adalah kecenderungan kebijakan moneter global yang mulai mengarah ke pengetatan. Sejumlah bank sentral telah menaikkan suku bunga, seperti Norwegia, Korea Selatan, dan Brasil.
Namun yang ditunggu oleh pasar adalah bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve. Dalam dotplot terakhir, semakin banyak anggota Komite Pengambil Kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) yang ingin menaikkan Federal Funds Rate tahun depan. Lebih cepat dibandingkan perkiraan awal yaitu 2023.

Kenaikan suku bunga acuan dilakukan sebagai respons terhadap laju inflasi yang mulai terakselerasi. Jika suku bunga terus-menerus rendah sementara inflasi meninggi, maka perekonomian akan ‘memanas’ alias overheat. Ini akan menciptakan stagflasi, pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah padahal inflasi tinggi.

Saat suku bunga acuan naik, maka rezim suku bunga rendah resmi berakhir. Aset-aset keuangan akan memasukkan faktor inflasi sebagai pengurang imbalan. Imbalan investasi pun meningkat.

Sayangnya, emas adalah aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas saat iklim suku bunga tinggi tidak menguntungkan, sehingga mengurangi daya tarik untuk mengoleksi aset ini.

“Membeli emas saat ini lebih ke arah spekulasi, karena risiko penurunannya cukup tinggi. Apalagi kalau semakin banyak bank sentral yang menaikkan suku bunga,” kata Peter Fertig, Analis di Quantitative Commodity Research, seperti dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia

Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Kemarin Ambles 1% Lebih, Gimana Ramalan Harga Emas Hari Ini?

Suasana pasar pusat perhiasan Cikini, Jakarta Pusat - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Perhiasan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Rifan Financindo – Harga emas dunia anjlok pada perdagangan kemarin. Sepertinya masa depan harga emas masih akan suram.

Kemarin, harga emas di pasar spot ditutup di US$ 1.742,13/troy ons. Ambles 1,46% dari posisi hari sebelumnya.

Tekanan terhadap harga emas semakin berat. Dalam sebulan terakhir, harga sang logam mulia terkoreksi 3,35%.

Ke depan, sepertinya koreksi harga emas masih akan terjadi. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas bisa menuju ke US$ 1.741,86/troy ons. Bahkan mungkin harga bisa turun lebih dalam ke kisaran US$ 1.724-1.736/troy ons.

Sementara titik resistance terdekat ada di US$ 1.768/troy ons. Penembusan di titik ini bisa membawa harga emas naik ke US$ 1.776/troy ons.

emas
Sumber: Reuters

 

Suku Bunga Tinggi, Emas Tak Diminati

Faktor utama yang menjadi penekan harga emas adalah dinamika arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve/The Fed. Dalam rapat kemarin, Komite Pembuat Kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan ultra rendah 0-0,25%.

Akan tetapi, ada indikasi bahwa The Fed bakal menaikkan Federal Funds Rate lebih cepat yaitu 2022 alias tahun depan. Bukan 2023 seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Berdasarkan dotplot terbaru, enam anggota FOMC menilai suku bunga acuan sudah bisa naik ke 0,25-0,5% pada 2022. Sementara tiga anggota lainnya lebih agresif lagi, bisa naik sampai 0,5-0,75%.

Dalam rapat FOMC edisi Juni 2021, jumlah anggot FOMC yang menginginkan Federal Funds Rate naik pada 2022 masih lebih sedikit dari itu. Ada lima anggota yang ingin suku bunga naik ke 0,25-0,5% pada 2022, dan hanya dua yang agresif dengan kenaikan 0,5-0,75%.

fed
Foto: FOMC

Kenaikan suku bunga acuan akan ikut mendongrak imbalan investasi aset-aset berbasis dolar AS, terutama instrumen berpendapatan tetap seperti obligasi. Benar saja, pada pukul 04:49 WIB, imbal hasil (yield) oblligasi pemerintah AS melonjak 10,4 basis poin (bps) menjadi 1,4353%.

Emas adalah aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset). Saat suku bunga tinggi, berinvestasi di aset tanpa imbal hasil menjadi tidak menarik karena tidak menawarkan bunga.

“Jadi saat suku bunga naik, yield naik, itu yang menarik harga emas ke bawah,” ujar Daniel Ghali, Commodity Strategist di TD Securities, seperti dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia

Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Sejuta Topan Badai! Harga Emas Kayaknya Bakal Anjlok Nih…

emas - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Batangan (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Rifan Financindo – Harga emas dunia melemah pada perdagangan pekan lalu. Ke depan, bagaimana prospek harga sang logam mulia?

Sepanjang minggu lalu, harga emas dunia di pasar spot ambles nyaris 2% secara point-to-point. Pagi ini, Senin (20/9/2021) pukul 05:53 WIB, harga emas berada di US$ 1.752,67/troy ons. Turun tipis 0,08% dibandingkan akhir pekan lalu.

Sayangnya, mungkin ‘badai’ belum berlalu. Kemungkinan harga emas masih bisa turun lagi. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga komoditas ini akan menguji titik support US$ 1.744/troy ons.

emas
Sumber: Reuters

Menurut Wang, titik yang krusial bagi harga emas ada di US$ 1.756/troy ons. Saat itu tertembus, seperti yang terjadi saat ini, maka bukan tidak mungkin harga bisa semakin anjlok ke US$ 1.724/troy ons.

“Melihat pergerakan harga harian, emas sedang meluncur ke bawah. Dalam waktu dekat, target yang paling realistis adalah US$ 1.739/troy ons.

“Tren koreksi ini adalah kelanjutan dari ketika harga menyentuh US$ 2.072,5/troy ons. Ada kemungkinan tren ini berlanjut hingga ke bawah US$ 1.677,61/troy ons,” jelas Wang dalam risetnya.

emas
Sumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia

Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Sejuta Topan Badai! Harga Emas Kayaknya Bakal Anjlok Nih…

emas - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Batangan (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Rifan Financindo – Harga emas dunia melemah pada perdagangan pekan lalu. Ke depan, bagaimana prospek harga sang logam mulia?

Sepanjang minggu lalu, harga emas dunia di pasar spot ambles nyaris 2% secara point-to-point. Pagi ini, Senin (20/9/2021) pukul 05:53 WIB, harga emas berada di US$ 1.752,67/troy ons. Turun tipis 0,08% dibandingkan akhir pekan lalu.

Sayangnya, mungkin ‘badai’ belum berlalu. Kemungkinan harga emas masih bisa turun lagi. Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga komoditas ini akan menguji titik support US$ 1.744/troy ons.

emas
Sumber: Reuters

Menurut Wang, titik yang krusial bagi harga emas ada di US$ 1.756/troy ons. Saat itu tertembus, seperti yang terjadi saat ini, maka bukan tidak mungkin harga bisa semakin anjlok ke US$ 1.724/troy ons.

“Melihat pergerakan harga harian, emas sedang meluncur ke bawah. Dalam waktu dekat, target yang paling realistis adalah US$ 1.739/troy ons.

“Tren koreksi ini adalah kelanjutan dari ketika harga menyentuh US$ 2.072,5/troy ons. Ada kemungkinan tren ini berlanjut hingga ke bawah US$ 1.677,61/troy ons,” jelas Wang dalam risetnya.

emas
Sumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia

Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Tenang, Jangan Panik! Harga Emas Masih Bisa Naik…

Ilustrasi Perhiasan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Perhiasan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Rifan Financindo – Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan pagi ini. Bagaimana prospek harga ke depan?

Pada Kamis (9/9/2021) pukul 05:33 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.789,67/troy ons. Naik 0,04% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

emas
Sumber: Refinitiv

Harga sang logam mulia turun dalam dua hari perdagangan terakhir. Kemarin, harga terkoreksi 0,29% dan hari sebelumnya sempat ambles 1,59%.

Namun, investor tidak perlu cemas. Sebab, peluang kenaikan harga masih terbuka. Sentimen apa yang bisa mengangkat harga emas?

Penentu pergerakan harga sang logam mulia adalah nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Kedua aset ini punya hubungan yang berbanding terbalik.

Saat ini dolar AS sedang di atas angin. Pada pukul 05:43 WIB, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,15%.

Emas adalah komoditas yang dibanderol dengan dolar AS. Saat dolar AS mengalami apresiasi, emas jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas turun, harga pun mengikuti. Oleh karena itu, sejatinya peluang kenaikan harga emas menjadi terbatas sepanjang dolar AS masih perkasa.

Pasar Tunggu Rapat ECB

Penguatan mata uang Negeri Paman Sam terjadi seiring penantian pasar terhadap hasil rapat bank sentral Uni Eropa (European Central Bank/ECB). Bank sentral pimpinan Gubernur Christine Lagarde itu akan menggelar rapat dan mengumumkan hasilnya Kamis malam waktu Indonesia.

Investor menunggu soal arah kebijakan moneter ECB ke depan. Apakah ECB masih akan bertahan dengan kebijakan ultra-longgar atau mulai ada wacana soal pengetatan (tapering off)?

Nah, ada kemungkinan ECB akan melakukan tapering lebih cepat dari perkiraan. Robert Holzmann, Anggota Dewan Gubernur ECB, mengungkapkan hal tersebut.

“Ada kemungkinan kami bisa melakukan normalisasi kebijakan moneter lebih cepat dari perkiraan para ahli. Sebab, saya melihat adanya tekanan kenaikan harga akibat hambatan pasokan global, kekurangan tenaga kerja, peningkatan permintaan, serta tingginya tabungan masyarakat selama masa pandemi yang kemudian mendorong konsumsi. Inflasi dan ekspektasi inflasi semakin tinggi,” papar Holzmann dalam kolom di majalah Eurofi.

Selama masa pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19), ECB melakukan kebijakan moneter ultra-longgar untuk menggairahkan perekonomian yang ‘mati suri’. Salah satunya adalah injeksi likuiditas (quantitative easing) dengan anggaran mencapai EUR 1,85 miliar. Dengan anggaran ini, ECB ‘menyebar’ uang dengan membeli surat berharga baik yang dikeluarkan pemerintah maupun korporasi.

Dengan ekonomi Benua Biru yang semakin membaik, di mana pertumbuhan ekonomi Uni Eropa pada kuartal II-2021 mencapai 13,2% year-on-year (yoy), maka ada pandangan ECB mulai bisa mengurangi besaran quantitative easing. Jika ini yang terjadi, maka pasokan mata uang euro tidak akan semelimpah sekarang sehingga nilai tukarnya menguat. Akibatnya, dolar AS bisa berbalik melemah.

Jadi dalam waktu dekat, dinamika harga emas akan ditentukan oleh kapan waktu pelaksanaan tapering. Jika tapering di Eropa jadi dilaksanakan lebih cepat (bahkan meski baru berupa omongan), maka dolar AS akan terdepresasi dan harga emas bisa melanjutkan penguatan.

“Harga emas berpeluang naik dan mencoba menguji titik US$ 1.830/troy ons. Namun setelah itu, saya tidak yakin harga bisa lebih tinggi lagi,” kata Kyle Rodda, Analis IG Market, seperti dikutip dari Reuters.

“Hasil rapat ECB akan memberi warna terhadap harga emas. Dalam waktu dekat, kami memperkirakan harga emas akan naik ke kisaran US$ 1.807- 1.815/troy ons,” tambah Nicholas Frappell, General Manager ABC Bullion, juga dikutip dari Reuters.

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia
Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Harga Emas Terbaru: Turun Tipis Nih, Tapi Masa Depan Cerah!

FILE PHOTO: Gold bullion is displayed at Hatton Garden Metals precious metal dealers in London, Britain July 21, 2015. REUTERS/Neil Hall/File Photo - Rifan Financindo
Foto: Emas Batangan ditampilkan di Hatton Garden Metals, London pada 21 July 2015 (REUTERS/Neil Hall/File Photo)

Rifan Financindo – Harga emas dunia turun tipis pada perdagangan pagi ini. Namun ke depan, sepertinya prospek harga sang logam mulia bakal cerah.

Pada Jumat (3/9/2021) pukul 06:22 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.808,91/troy ons. Berkurang 0,03% dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Akan tetapi, tren bullish harga emas rasanya belum berakhir. Harga emas kemungkinan tetap naik dan semakin jauh di atas US$ 1.800/troy ons.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas akan mencoba menguji titik resistance US$ 1.826/troy ons. Penembusan di titik ini akan membawa harga naik lagi ke arah US$ 1.841/troy ons.
emas
Sumber: Reuters

“Harga emas berhasil bergerak di atas titik support US$ 1.808/troy ons. Ke depan, harga berpeluang melanjutkan tren kenaikan menuju kisaran US$ 1.826-1.856/troy ons,” sebut Wang dalam risetnya.

Namun investor tetap harus waspada karena risiko koreksi tentu ada. Wang menyebut ketika harga menembus ke bawah titik support US$ 1.808/troy ons, maka ada risiko untuk turun ke rentang US$ 1.788-1.797/troy ons.

Meski begitu, risiko harga emas terkoreksi tajam sepertinya tidak terlampau besar. Kemungkinan besar harga akan bergerak di kisaran US$ 1.800-1.828/troy ons.

“Harga emas lebih condong akan menembus US$ 1.828/troy ons dan naik menuju US$ 1.862/troy ons. Akan tetapi, ketika harga malah turun ke bawah US$ 1.800/troy ons, maka ruang untuk terkoreksi hingga US$ 1.773/troy ons menjadi terbuka,” papar Wang.

emas
Sumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia
Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan

Harga Emas Terbaru: Pagi Ini Naik Tipis, Nantinya?

Ilustrasi Emas Antam. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Batangan (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Rifan Financindo – Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan pagi hari ini. Akhirnya harga sang logam mulia berhasil menembus level US$ 1.800/troy ons.

Pada Senin (30/8/2021) pukul 06:37 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.818,46/troy ons. Naik tipis 0,1% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

Perjalanan harga emas tidak jelek akhir-akhir ini. Harga emas bergerak naik dalam tiga minggu beruntun.

Akan tetapi, investor masih perlu waspada. Sebab dalam waktu dekat, koreksi sepertinya masih menghantui.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan masih ada risiko harga emas menguji titik support US$ 1.778/troy ons. Sebab setelah harga mencapai US$ 1.809,46/troy ons pada Selasa pekan lalu proses koreksinya belum selesai.

“Koreksi ini akan terbagi menjadi tiga gelombang. Saat ini kita berada di gelombang B, yang setidaknya bisa membawa harga ke arah US$ 1.801/troy ons,” sebut Wang dalam riset hariannya.

emas
Sumber: Reuters

Sementara titik resistance harga emas diperkirakan ada di US$ 1.811/troy ons. Penembusan di sini akan membawa harga naik hingga ke US$ 1.827/troy ons.

Kalau berhasil naik, lanjut Wang, maka harga emas akan benar-benar naik. Jika tren kenaikan harga terus berlanjut, maka bisa berlanjut ke US$ 1.520-1.671/troy ons.

Akan tetapi, tambah Wang, harga emas juga bakal anjlok kalau ternyata yang ada adalah tren penurunan. Saat titik support US$ 1.7773/troy ons tertembus, maka harga bisa ambrol ke US$ 1.676/troy ons.

emas
Sumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

 

Harga Emas Turun Pagi Ini, Nanti? Turun Lagi!

Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo) - Rifan Financindo
Ilustrasi Emas Perhiasan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Rifan Financindo – Harga emas dunia bergerak turun di perdagangan pasar spot pagi ini. Ke depan, bagaimana prospek harga sang logam mulia?

Pada Senin (23/8/2021) pukul 07:17 WIB, harga emas di pasar spot tercatat US$ 1.777,31/troy ons. Turun 0,2% dibandingkan posisi akhir pekan lalu.

 

emas

Well, tahun ini sepertinya memang tidak akan mudah buat emas. Refinitiv memperkirakan rata-rata harga emas tahun ini di US$ 1.764/troy ons. Turun 0,34% dibandingkan rerata 2020.

Secara fundamental, tingginya pasokan yang melebihi permintaan menjadi beban buat harga. Refinitiv memproyeksikan permintaan emas tahun ini ada di 3.632 ton sementara pasokan lebih banyak yakni 4.703 ton.

“Permintaan memang naik tinggi, sekitar 30%. Namun ini karena basis yang rendah tahun lalu, saat pembatasan akibat pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) dan resesi memukul permintaan.

“Meski tahun ini tumbuh, tetapi permintaan masih jauh d bawah sebelum masa pandemi. Apalagi permintaan kembali tertahan pada kuartal II-2021 karena kebijakan pembatasan sosial yang kembali diterapkan di banyak negara,” sebut riset Refinitiv.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas akan menguji titik support US$ 1.775/troy ons. Penembusan di titik ini akan membuat harga turun lebih lanjut menuju kisaran US$ 1.759-1.769/troy ons.

emas
Sumber: Reuters

Sementara titik resistance diperkirakan di US$ 1.795/troy ons. Penembusan di sini bisa membuat harga naik ke US% 1.811/troy ons.

Akan tetapi, Wang memperingatkan bahwa kemungkinan penurunan harga emas lebih besar. Saat ini harga emas sedang berada di gelombang C, yang dalam kekuatan penuh bisa membawanya anjlok sampai ke US$ 1.520/troy ons.

emas
Sumber: Reuters

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Sumber : CNBC Indonesia
Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan