Trump-Xi Ingin Ada Kesepakatan, Bursa Saham Asia Hijau - Rifan Financindo

Foto: Bursa Tokyo (REUTERS/Issei Kato)

Rifan Financindo – Bursa saham utama kawasan Asia kompak menguat pada pembukaan perdagangan hari ini (25/11/2019) seiring dengan tingginya harapan pelaku pasar bahwa Amerika Serikat (AS) dan China dapat menekan kesepakatan dagang sebelum akhir tahun.

Pada pukul 08:50 WIB Indeks Kospi melesat 1,19%, indeks Nikkei menguat 0,91%, indeks Straits Times menguat 0,44%, indeks Hang Seng melesat 1,01%. Sayangnya, indeks Shanghai berbalik arah dengan melemah tipis 0,04%.

Pekan lalu, Presiden China Xi Jinping menyampaikan bahwa Negeri Tiongkok menginginkan adanya penandatanganan kesepakatan damai dagang dengan Negeri Paman Sam.

“Kami ingin mengupayakan kesepakatan fase pertama atas dasar saling menghormati dan kesetaraan,” ujar Xi kepada reporter di forum New Economy di Beijing, dikutip dari Reuters.

Selain itu, Wakil Perdana Menteri China, Liu He, juga diketahui telah mengundang perwakilan dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin untuk mengadakan diskusi lanjutan di Beijing.

Lalu, Presiden AS Donald Trump juga menyampaikan ada potensi kesepakatan dagang dapat ditekan dalam waktu dekat.

“Kita akan segera memperoleh kesepakatan dengan China, mungkin sudah dekat. Kami mendukung Hong Kong, tetapi saya juga mendukung Presiden Xi (Jinping). Beliau sahabat saya, seorang yang luar biasa,” kata Trump dalam acara tersebut, seperti diberitakan Reuters.

Akan tetapi, patut dicermati bahwa dalam pernyataannya Trump mengatakan AS tidak akan menutup mata atas Hong Kong. Padahal China sebelumnya telah dengan tegas mengecam campur tangan Washington atas urusan dalam negeri antara China dengan Hong Kong.

Salah satu Penasihat Luar Negeri China, Wang Yi, dalam pertemuan menteri luar negeri G20 di Jepang mengatakan AS telah menggunakan hukumnya untuk “secara kasar mencampuri” urusan dalam negeri China, dan berusaha merusak kebijakan “satu negara, dua sistem” yang berlaku di Hong Kong, dikutip dari Reuters.

Untuk diketahui, sepanjang akhir pekan kemarin, masyarakat Hong Kong menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum (Pemilu) distrik, di mana pada pagi hari ini kandidat pro demokrasi dikabarkan memenangkan Pemilu. Kabar ini membawa angin segar bagi kelompok anti China di Hong Kong.

Mengingat perkembangan di Hong Kong, terutama terkait keterlibatan AS, bisa mempengaruhi prospek damai dagang, meskipun kedua belah pihak menunjukkan niatnya untuk menekan perjanjian damai dagang dalam waktu dekat.

Pda hari ini tidak ada rilis data ekonomi dari China, Hong Kong, Jepang, maupun Korea Selatan. Hanya ada rilis laju inflasi Singapura bulan Oktober yang akan diumumkan pukul 12:00 WIB.

TIM RISET CNBC INDONESIA (dwa/dwa)

Sumber : CNBC
Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan