PT Rifan – Damai Dagang AS-China di Depan Mata, Sayonara Yen!

Damai Dagang AS-China di Depan Mata, Sayonara Yen! - PT Rifan
Foto: Mata Uang Yen. (REUTERS/Yuriko Nakao/Files)

PT Rifan – Mata uang yen melemah tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis kemarin (10/10/19) hingga menyentuh level terlemah sejak 1 Oktober. Pelemahan yen Jepang masih berlanjut pada hari ini, Jumat (11/10) akibat asa damai dagang AS-China yang kian membuncah.

Pada pukul 8:25 WIB, yen diperdagangkan di level 108,04/US$, melemah 0,07% di pasar spot, melansir data Refinitiv. Kamis kemarin mata uang Negeri Matahari Terbit ini melemah 0,47%.

Beberapa berita dari media menunjukkan hubungan AS-China terlihat beberapa kali memanas di pekan ini.

Kamis pagi kemarin misalnya, “drama” sempat terjadi setelah CNBC International mengutip harian South China Morning Post yang mengatakan perundingan dagang AS-China di pekan ini tidak membuat kemajuan apapun.

CNBC International kemudian mendapat jawaban dari pihak Gedung Putih yang menyebutkan laporan South China Morning Post tidak akurat.

Akhirnya kabar baik muncul jelang dimulainya perundingan dagang kedua negara Kamis waktu AS kemarin.

Sebelum perundingan dagang dimulai, melalui akun Twitter pribadinya, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan bertemu langsung degan Wakil Perdana Menteri China Liu He.

“Hari besar negosiasi dengan China. Mereka ingin membuat kesepakatan, apakah saya juga? Saya akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri besok di Gedung Putih,” katanya sebagaimana dikutip dari CNBC International.

Selanjutnya Presiden AS ke-45 ini juga mengatakan perundingan kali ini berjalan sangat baik.

“Saya pikir ini berjalan sangat baik. Saya akan katakan, ini berjalan sangat baik” kata Presiden Trump di Washington sebelum bertolak ke Minnesota untuk berkampanye, sebagaimana dilansir CNBC International.

Semakin dekatnya damai dagang kedua negara membuat sentimen terhadap risiko (risk appetite) pelaku pasar membaik dan kembali masuk ke aset-aset berisiko, aset aman (safe haven) seperti yen menjadi kurang menarik.

Perundingan dagang kedua negara masih akan berlanjut pada hari ini, dan hasil akhirnya baru akan diketahui tengah malam atau Sabtu dini hari, mengingat perbedaan waktu 12 jam dengan AS.

Jika benar kedua negara sepakat mengakhiri perang dagang, atau setidaknya sudah membuat beberapa kesepakatan, yen akan semakin tertekan, dan saatnya berucap “sayonara yen”.
TIM RISET CNBC INDONESIA (pap/pap)

Sumber : CNBC

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.