PT Rifan Financindo – Dolar AS Melemah Sedikit, Harga Emas Naik

Ilustrasi Emas (REUTERS/Neil Hall) - PT Rifan Financindo
Ilustrasi Emas (REUTERS/Neil Hall)

PT Rifan Financindo –┬áHarga emas dunia naik tipis di perdagangan pasar spot hari ini. Minimnya sentimen yang beredar membuat harga si emas hitam masih sulit bergerak.

Pada Jumat (20/9/2019) pukul 07:33 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.499,39/troy ons. Naik 0,03% dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya.

Meski minim sentimen, harga emas masih bisa menguat karena pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Pada pukul 07:36 WIB, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) melemah tipis 0,04%.

Depresiasi mata uang Negeri Paman Sam disebabkan oleh kebijakan moneter global. Kemarin, Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 25 basis poin (bps) menjadi 1,75-2%.

“Informasi yang diterima sejak rapat bulan lalu mengindikasikan bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat dan aktivitas ekonomi tumbuh secara moderat. Meski konsumsi rumah tangga tetap tumbuh, tetapi investasi tetap melambat dan ekspor melemah.

“Dengan memperhatikan perkembangan ekonomi global dan proyeksi ekonomi dalam negeri serta laju inflasi yang minimal, Komite memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan menjadi 1,75-2%. Kebijakan ini diharapkan mendukung ekspansi ekonomi, pasar tenaga kerja, dan inflasi,” sebut keterangan tertulis The Fed.

Bank Sentral Lain Tahan Suku Bunga

Namun kebijakan tersebut tidak diikuti oleh bank sentral di beberapa negara lain. Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga acuan di -0,1%. Kemudian Bank Sentral Swiss (SNB) dan Bank Sentral Inggris (BoE) juga mempertahankan suku bunga acuan masing-masing -0,75% dan 0,75%.

Akibatnya dolar AS menjadi kurang menarik secara relatif terhadap mata uang utama dunia. Dibayangi risiko penurunan cuan akibat pemangkasan suku bunga acuan, dolar AS mengalami tekanan jual dan akhirnya melemah.

Emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS. Kala dolar AS melemah maka harga emas menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas pun naik dan harganya ikut terangkat, meski tidak seberapa.
TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.