The Fed Segera Pangkas Suku Bunga Lagi? - Rifan Financindo

Foto: Gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve, Jerome Powell

Rifan Financindo – The Fed dipercaya akan memangkas suku bunga 1,75% hingga 2,25%. Para analis percaya bank sentral AS itu akan bersikap dovish di tengah ketidakpastian salam prospek ekonomi AS dan ketidakpastian arah kebijakan moneter ke depan.

Meskipun data perdagangan AS positif, saham sempat jatuh karena serangan yang meledakkan fasilitas minyak milik Arab Saudi. Data ekonomi AS yang beragam, risiko geopolitik yang berkelanjutan seperti perang dagang dan kurva hasil obligasi juga diprediksi bisa menekan The Fed.

Sebelumnya, data AS cukup gamang dengan manufaktur AS mengalami kontraksi sementara inflasi tetap rendah. Namun data pengeluaran konsumen dan data tenaga kerja tetap kuat.

Analis setempat memprediksi lembaga pimpinan Jerome Powell itu akan mengambil keputusan yang sesuai dengan harapan pasar. “Ada kemungkinan The Fed tidak akan hanya memangkas suku bunga besok saja, tapi juga sebelum akhir tahun ini,” katanya Senior analis dari OANDA Edward Moya sebagaimana dilansir dari Forbes.

Hal senada juga ditegaskan analis lain dari Socorro Aset Management di AS. “The Fed tidak dapat melakukan pra-komitmen untuk penurunan suku bunga di masa depan, tetapi harus siap untuk bertindak sesuai kebutuhan. Itulah pendekatan yang bertanggung jawab dan itulah yang diharapkan pasar,” katanya.

Meski demikian, sebagian analis juga percaya pemangkasan suku bunga tidak akan berlangsung sesuai ekspektasi sampai akhir tahun. Pada pengumuman 31 Juli lalu, Powell mengatakan penurunan suku bunga adalam langka “penyesuaian pertengahan siklus”.

“Dia tidak akan menjanjikan apa-apa lagi,” kata Kepala ekonom Grant thornton Diane Swonk.

The Fed tengah melakukan pertemuan dua hari untuk membahas suku bunga AS. Pertemuan dilakukan dari Selasa (17/9/2019).

Presiden AS Donald Trump juga terus menekan The Fed untuk menurunkan suku bunga. Ia meminta The Fed menurunkan suku bunga ke teritori 0 bahkan negatif.

Suku bunga negatif sudah berlaku di Eropa dan Jepang. Ini dipercaya membawa manfaat ke para peminjam dan efektif pada pajak dan deposito bank. (sef/sef)

Sumber : CNBC

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
Rifanfinancindo