Habis Naik 7 Hari Beruntun, Gerak Emas Kok Rada Seret Ya…

Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo) - PT Rifan Financindo Berjangka
Ilustrasi Emas Batangan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

PT Rifan Financindo Berjangka – Harga emas dunia bergerak mendatar pada perdagangan pagi hari ini. Setelah sempat reli, harga sang logam mulia berbalik merosot selama dua hari terakhir.

Pada Rabu (17/11/2021) pukul 07:11 WIB, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.850,31/troy ons. Naik tipis hampir flat di 0,02% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas sempat naik selama tujuh hari perdagangan beruntun yaitu 4-12 November 2021. Selama tujuh hari tersebut, kenaikannya mencapai 5,34%.

Namun selepas itu, harga turun dua hari beruntun. Dalam dua hari itu, harga berkurang 0,76%.

Ke depan, bagaimanakah prospek harga emas? Bisa naik lagi atau malah merosot akibat aksi ambil untung (profit taking)?

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan target harga emas hari ini ada di US$ 1.845/troy ons sehingga kemungkinan bakal melanjutkan koreksi. Namun masih ada kemungkinan harga bergerak menuju level resistance di kisaran US$ 1.870-1.883/troy ons.

“Harga emas akan mengalami konsolidasi dan bergerak di kisaran US$ 1.856-1.981/troy ons. Akan tetapi, penembusan di US$ 1.968/troy ons akan membawa harga naik ke US$ 1.993/troy ons,” sebut Wang dalam risetnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA (aji/aji)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.