Ilustrasi Rupiah dan dolar (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) - PT Rifan Financindo

Foto: Bursa Hong Kong (AP Photo/Vincent Yu)

PT Rifan Financindo – Bursa saham Asia dibuka melemah pada perdagangan Kamis (19/11/2020), mengikuti pelemahan bursa saham acuan global, Wall Street Amerika Serikat (AS) pada penutupan Rabu (18/11/2020) waktu AS akibat kembali naiknya kasus virus corona (Covid-19) di AS.

Tercatat indeks Nikkei Jepang dibuka melemah 0,4%, Hang Seng di Hong Kong terkoreksi 0,32%, Shanghai Composite China terpangkas 0,25%, Straits Times Index (STI) Singapura turun 0,17% dan KOSPI Korea Selatan terdepresiasi 0,34%.

Beralih ke barat, bursa saham AS, Wall Street ditutup ambles pada perdagangan Rabu (18/11/2020) waktu setempat (AS), setelah AS kembali catatkan kenaikan kasus Covid-19 sepekan terakhir hingga pemerintah kota New York kembali menutup sekolah-sekolah.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ambles 344,93 poin atau 1.16% menjadi 29.438,42. S&P 500 juga berakhir dengan suram, yakni anjlok 41,74 poin atau 1.16% menjadi 3.567,79 dan NASDAQ Composite ikut menurun sebesar 97,74 poin atau 0,82% menjadi 11.801,60.

Wall Street mulai balik arah setelah Walikota New York, Bill de Blasio mengumumkan penutupan sekolah setelah kota yang dijuluki sebagai kota terbesar di dunia itu mencatatkan kenaikan kasus positif Covid-19 sebesar 3% dalam rata-rata tujuh hari.

Laporan CNBC Analysis menyebutkan bahwa AS mencatatkan rerata harian infeksi baru Covid-19 yang melampaui angka 157.000 pada Senin. Ini merupakan kenaikan sebesar 30% dari pekan lalu, dan mencetak rekor tertinggi baru.

Hal ini bakal memicu tekanan ekonomi jangka pendek, yang tak bisa diatasi dengan vaksin karena peredaran vaksin itu baru bisa dilakukan secepatnya pada akhir tahun ini.

Sebelumnya, Pfizer merilis data final uji vaksin Covid-19 tahap ketiga, yang menunjukkan hasil lebih baik dari pembacaan awal, yakni tingkat efikasi 95%. Artinya, 95% sukarelawan terbukti menumbuhkan antibodi. Perseroan berencana mengajukan izin edar beberapa hari ke depan.

Pasar mengantisipasi bahwa distribusi vaksin yang luas akan memungkinkan ekonomi menjadi normal pada tahun 2021, mendorong kembali sektor-sektor yang terkena dampak paling parah seperti maskapai penerbangan dan saham hiburan.

TIM RISET CNBC INDONESIA (chd/chd)

Sumber : CNBC Indonesia
Baca Juga :

Info Lowongan Kerja

Rifan Financindo
PT Rifan Financindo
PT Rifan