JAKARTA ? Pasar saham di dunia kompak melemah memasuki minggu kedua Februari. Hal ini merupakan yang terburuk dalam dua tahun terakhir.

Melansir laman CNBC, Senin (15/2/2016), sebesar 80 persen pasar saham di 60 negara kompak mengalami penurunan.

Meskipun pasar saham di beberapa negara sempat mengalami kenaikan, pasar saham Yunani justru berada pada tingkat terendah sejak 1990 silam. Tidak hanya itu, Nikkei juga berada pada zona merah selama lebih dari seminggu terakhir.

Sementara itu, pasar saham Eropa secara total juga mengalami kejatuhan hingga enam persen. Sedangkan pasar Saham Asia mengalami penurunan hingga 3,6 persen.

Bahkan, aksi jual pada Kamis minggu ini menunjukan indeks S&P menyentuh level terendah dalam kurun waktu dua tahun, di mana tiga indeks tersebut kompak membukukan kerugian. Dow Jones tercatat turun 1,4 persen, S&P 500 turun 0,8 persen dan Nasdaq turun 0,6 persen.

Lesunya pasar saham ini tidak terlepas dari volatilitas harga minyak dunia yang pada pekan ini kembali menyentuh titik terendah dalam kurun waktu hampir 13 tahun terakhir. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun USD1,24 atau 4,5 persen menjadi USD26,21 per barel. Sedangkan minyak mentah Brent North Sea untuk April, patokan minyak Eropa, menetap di USD30,06 per barel atau turun sebesar 78 sen atau 2,6 persen dari penutupan Rabu.?

Berikut adalah 5 negara yang mengalami penurunan terbesar pada pasar saham selama seminggu terakhir:

1.?????? Yunani

Saham dua tahun terakhir:? -85,6 persen

Satu tahun terakhir: -73,3 persen

Satu minggu terakhir: -24,329? persen

?

2.?????? Rusia

Saham dua tahun terakhir: -50 persen

Satu tahun terakhir: -19,3 persen

Satu minggu terakhir: -9,145 persen

3.?????? Jepang

Saham dua tahun terakhir: ?5 persen

Satu tahun terakhir: -11,8 persen

Satu minggu terakhir: -8,905 persen

4.?????? Spanyol

Saham dua tahun terakhir: -23,2 persen

Satu tahun terakhir: -25,3 persen

Satu minggu terakhir: -8,532 persen

5.?????? Finlandia

Saham dua tahun terakhir:? -1,6 persen

Satu tahun terakhir: -14,7 persen

Satu minggu terakhir: -7,901 persen

(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/02/13/278/1311322/80-pasar-saham-dunia-anjlok-dalam-sepekan