JAKARTA – Investasi merupakan salah satu cara bijak untuk mengelola keuangan pribadi kamu. Jika dilakukan dengan tepat, investasi dapat memberikan imbal hasil yang melebihi modal awal investasi kamu. Investasi yang baik tentu perlu dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

Selain tingkat imbal hasil yang diharapkan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah profil risiko. Ada orang yang berani mengambil risiko sehingga cocok dengan investasi yang memberikan keuntungan (atau kerugian) jangka pendek. Namun, ada juga orang yang konservatif atau tidak berani mengambil risiko, sehingga mereka memilih bentuk investasi jangka panjang yang lebih aman meskipun tingkat imbal hasil yang diharapkannya tidak setinggi investasi jangka pendek.

Emas merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang cocok digunakan bagi orang-orang yang konservatif dan baru mencoba menjadi investor pemula. Namun, tentu saja investor yang sudah memiliki banyak portofolio investasi sekalipun dapat membeli emas sebagai bentuk tambahan portofolio.

Apa saja pertimbangan penting sebelum mulai investasi emas? Nah, simak pertimbangan-pertimbangannya berikut:

1. Selalu melihat harga emas terbaru

Sebagai seorang investor, baik pemula ataupun bukan, kamu perlu siap dengan perkembangan terbaru harga dari produk investasi milikmu. Hal ini berguna juga untuk mempersiapkan dana sebelum membeli emas. Kamu bisa mengecek informasi harga emas di situs resi dari PT Aneka Tambang (Antam).

Baca juga: 6 Langkah Sederhana Dalam Membuat Budget Bulanan yang Mudah

2. Pastikan keaslian emas

Hal ini juga tentu penting. Jangan sampai emas yang kamu beli ternyata emas palsu. Emas yang asli biasanya memiliki sertifikat. Di Indonesia, sertifikat emas dikeluarkan oleh PT Aneka Tambang (Antam) berstkamur internasional dan diakui oleh London Bullian Market Association (LBMA).

3. Cek kadar kemurnian emas yang kamu beli

Nah, berdasarkan stkamur internasional, emas murni memiliki 24 karat dengan komposisinya terdiri dari 99,99 persen emas. Untuk emas dengan kadar 22 karat, komposisinya merupakan campuran emas 91,7 persen dan 8,3 persen bahan logam lain. Pastikan kadar kemurnian emas yang kamu beli sesuai dengan yang kamu inginkan.

Baca juga: Asuransi Perlindungan Kredit: Ambil atau Tidak?

4. Pastikan kamu sudah memiliki tabungan

Selain fokus pada investasi emas, yang perlu kamu pastikan adalah ketersediaan tabungan. Berbeda dengan tabungan, emas merupakan bentuk investasi jangka panjang yang tidak mudah dicairkan jika ada kejadian darurat. Jika kamu belum punya tabungan untuk keadaan darurat, utamakan untuk membentuk tabungan dana darurat lebih dulu sebelum memiliki investasi apapun.

Mulailah berhemat untuk membentuk dana tabungan darurat. Salah satu cara berhemat yang tidak mengganggu gaya hidup sehari-hari kamu adalah memanfaatkan promo diskon dan cashback dari kartu kredit. Jika kamu sedang mencari kartu kredit yang tepat, maka manfaatkan situs perbandingan produk keuangan populer seperti HaloMoney.co.id untuk melakukannya.

(wdi)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/05/20/320/1393420/4-pertimbangan-penting-sebelum-investasi-emas