BALIKPAPAN – PT Pertamina (Persero) berencana akan melakukan pembangunan kilang baru pada tahun 2025 mendatang. Ditargetkan, pembangunan dua kilang baru ini akan dapat menambah kapasitas produksi minyak di Indonesia hingga 600 ribu barel per hari dengan kapasitas per kilang sebesar 300 ribu barel per hari.

Menurut Direktur Pengolahan Pertamina, Rahmad Hardadi, pembangunan kilang ini akan dilakukan dalam waktu lima tahun mendatang. Ditargetkan, pada tahun 2030 mendatang kedua kilang ini akan selesai dibangun. Namun, untuk lokasi pembangunan kilang belum dapat dipastikan.

“Tahun 2025 hingga 2030 akan ada lagi dua kilang baru tapi belum bisa diputuskan untuk tempatnya,” kata Rahmad di lokasi Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, Kamis (9/6/2016).

Saat ini, terdapat beberapa lokasi yang akan menjadi pertimbangan Pertamina untuk membangun kilang baru, di antaranya adalah Arun di Aceh dan beberapa lokasi di Indonesia Timur. Namun, saat ini tempat pembangunan dua kilang tersebut masih dalam tahap kajian dari Pertamina.

“Pertama Arun yang masih idol. Dan ada juga permintaan kuat dari timur karena jalur favorit kapal tengker,” jelasnya.

Kajian yang akan dilakukan adalah kalian multidimensi, terutama mengenai demografi. Pertamina pun akan membangun kilang pada daerah yang memiliki penduduk dengan jumlah yang lebih besar.

“Ada beberapa lokasi yang bagus seperti Arun di Aceh, dan Karimun di Riau, dan Sumba di Lombok. Kami sudah pernah memetakan, itu semua sudah kami mitigasi. Intinya lokasi mana pun pertimbangannya tidak single tapi multidimensi seperti aspek demografi,” imbuhnya.

Namun, untuk nilai investasi Pertamina belum dapat memastikan. Pasalnya, masih perlu menunggu waktu dan hasil kajian lebih lanjut.

“Dana investasi belum, nanti,” tukasnya.

(dni)

Sumber : Okezone