JAKARTA – Tahun 2015 dinilai sangat sulit untuk menghasilkan uang. Menurut data dari Societe General, saham yang memiliki kinerja baik pada 2015 hanya bisa mendapat laba sebesar dua persen. Keuntungan ini masih lebih besar dari obligasi jangka panjang, obligasi jangka pendek dan sektor komoditas.

Minimnya keuntungan yang bisa ditarik perusahaan, menjadikan tahun 2015 sebagai tahun tersulit setelah tahun 1937.

Kepala Strategi Makro AS Larry McDonald mengatakan, lambatnya seluruh kinerja menjadi alasan buruknya kinerja manager keuangan tahun ini. Pasalnya, 2015 telah menyulitkan dana lindung nilai atau hedging fund.

“Tahun ini seperti ada di mesin penggiling daging,” kata McDonald melansir CNBC, Selasa (5/1/2015).

“Legenda seperti Waren Buffett, David Einhorn, Carlos Slim, mereka adalah investor favorit saya dan mereka memiliki hal buruk di tahun itu,” tambah dia.

Dia mengatakan, investor kawakan seperti Buffett juga menjalani tahun terburuknya setelah 2008. Saham Berkshire Hathaway tercatat turun lebih dari 11 persen.

Bahkan, Bill Ackman dari Pershing Square Capital mengirim surat kepada investor pada Desember lalu, yang mengatakan mungkin tahun terburuk pengumpulan dana adalah tahun 2015 sejak didirikan pada tahun 2004.

Pada tahun lain yang juga dianggap buruk, McDonald mencatat investor cenderung mendapat keuntungan substansial dalam beberapa aset utama. “Pada 2008 merupakan tahun yang mengerikan di pasar saham, tapi obligasi naik 22 persen. Tahun ini (2015) tidak satu pun aset memiliki tahun yang baik, dan itu yang membuatnya sulit,” kata dia.(rai)

(rhs)

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2016/01/04/278/1280582/2015-tahun-tersulit-mendapatkan-uang